Kegigihan Andreas Alex, Remaja Difabel yang Rintis Bisnis Online

Bandung - Penyandang disabilitas memang memiliki keterbatasan, tapi bukan berarti mereka tidak dapat berkarya dan meraih mimpi. Seperti sosok remaja bernama Andreas Alex atau yang akrab disapa Albert ini.

Albert terlahir dengan penyakit genetik bernama Spinal Muscular Atrophy (SMA). Penyakit langka ini menyerang saraf ototnya. Kondisi ini membuatnya kesulitan berjalan dan menghambatnya untuk beraktivitas. Dalam keseharian Albert bergantung pada kursi roda.

"Penyakit ini menyerang tubuhku bagian saraf otot. Sehingga aku tidak bisa beraktivitas seperti orang lain. SMA adalah penyakit genetik yang terbilang cukup langka, dan tak bisa diobati. Penyakit ini adalah bawaan lahir. Jadi sejak lahir aku adalah anak yang berbeda dari orang lain," jelas Albert kepada BeritaBaik, Rabu (13/11/2019) malam.

Ada alasan kenapa Andreas kemudian dipanggil dengan nama Albert. Saat kecil, ia bercita-cita menjadi dokter. Dokter yang menanganinya kala itu bernama Albert. Sejak saat itu hingga sekarang ia dipanggil Albert oleh keluarga dan teman-temannya.

Meski Albert memiliki keterbatasan, ia mampu menempuh pendidikan di sekolah umum loh. Keluarga dan teman-teman di sekolah pun selalu mendukung dan menerima kondisi Albert dengan baik.

Namun, ada saja beberapa orang yang bersikap tidak baik padanya. "Aku sangat diterima dengan baik, walau ada sebagian orang yang tak mengerti akan kondisiku sampai me-bully atas kelemahanku," papar siswa kelas 3 di SMAN 3 Bekasi ini.

Perundungan yang ia dapatkan beragam, mulai dari dimintai uang hingga dipukul. Karena tidak kuat, ia kemudian melaporkannya pada sang ibu.

"Dulu sedih (di-bully). Namanya juga masih polos, dulu aku dipalakin uang. Kalau enggak kasih tangannya dipukul. Karena aku sudah enggak kuat lagi, aku mengadu ke mama. Lalu yang nge-bully jadinya dihukum guru, dari sana sudah enggak pernah di-bully lagi," kenang Albert.

Baca Ini Juga Yuk: Difabel Tak Halangi Mahasiswa UGM Ini Raih Segudang Prestasi

Keterbatasan yang Albert miliki tak mengurangi semangatnya untuk berbisnis loh. Bahkan, ia sudah memulai bisnisnya di usia yang sangat muda. "Aku mulai berbisnis sejak SMA kelas 1, awalnya aku berjualan pulsa, namun kurang berkembang," tutur remaja kelahiran 27 Juni 2000 ini.

Selain merasa kurang berkembang saat berjualan pulsa, ia juga memiliki kendala di bagian produksi ketika mencoba bisnis lain. "Hambatanku yaitu di bagian produksi, karena butuh kemampuan fisik untuk membuatnya, juga modalku masih sedikit untuk memasarkan lebih luas," ungkap Albert.

Tapi hambatan yang ia jumpai tersebut, tidak mengurangi semangatnya untuk tetap berbisnis. Kini, ia berjualan online produk kaos dan mug custom. "Walaupun begitu aku tetap belajar untuk berkembang. Dan saat ini aku berjualan online kaos dan mug custom," ujarnya.

Mug dan kaos yang diberi nama X.ABLE ini didesain sendiri oleh Albert loh, hebat ya! Produknya ini, ia pasarkan lewat akun Facebook pribadi miliknya. 

Sayangnya saat ini akun tersebut sedang mengalami masalah. Untuk sementara, TemanBaik bisa melihat produk dan informasi pemesanan dengan menghubungi Albert via WA di 0896-7208-7803.

Semangat dan jiwa berbisnis Albert memang membanggakan ya! Albert punya pesan nih buat anak-anak difabel, yakni jangan menyerah dan terus meraih mimpi.

"Pesanku kepada anak difabel lain adalah, jangan pernah menyerah walau dalam kondisi separah apa pun. Karena setiap permasalahan, pasti ada solusi. Hiduplah sebagaimana kamu ingin hidup, dan capai mimpimu," pungkas Albert.


Foto: dok. Andreas Alex


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler