Yani April Yanti, Mojang Satpol yang Senang Kerja di Lapangan

Bandung - TemanBaik, saat ini pekerjaan di lapangan tak identik hanya untuk kaum lelaki saja. Banyak wanita yang memilih pekerjaannya di lapangan dan menunjukkan kegigihannya selama bekerja.

Kali ini, Beritabaik.id punya kesempatan untuk ngobrol dengan Yani April Yanti, seorang anggota Mojang Satpol, yang merupakan bagian dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota  Bandung. Ia menceritakan bagaimana pengalamannya menjalankan profesi sebagai anggota Satpol PP wanita sejak tahun 2015.

"Awal masuk itu saya dari Linmas. Hanya beberapa tahun ke belakang, saya masuk ke bidang trantibum di Satpol PP," ujar Yani.

Wanita kelahiran Bandung 22 April 1996 ini menyebut, pekerjaan lapangan adalah hal yang ia inginkan. Keinginan ini bermula dari ketidakcocokannya saat menjalani pekerjaan di kantor.

Tantangan yang Berbeda
Bekerja di bawah terik matahari dan guyuran hujan tak membuat Yani memilih mundur. Menurutnya, bekerja sebagai anggota Satpol PP membuat dirinya merasa tertantang untuk melakukan yang terbaik.

"Tantangan kerja di sini tuh setiap harinya selalu berbeda. Makanya, kayak penasaran aja gitu, seru," ujarnya.

Yani mengaku bagian paling menyenangkan dalam pekerjaannya adalah saat ia berhubungan dengan masyarakat.

Memberi Edukasi
Menjadi anggota Satpol PP membuat Yani senantiasa menjalani hari-hari dengan bekerja di lapangan dari pagi hingga sore. Pukul 06.30 ia sudah bergegas pergi dari rumahnya di wilayah Gedebage, Bandung menuju markas Satpol PP di Jl. Martanegara, Bandung untuk mengikuti apel pagi. Setelah mengikuti apel, barulah anggota Satpol PP disebar menurut penugasan untuk berpatroli.

Selama menjalankan tugas, Yani mengaku banyak memberi edukasi kepada masyarakat terkait penegakan aturan di Kota Bandung. Saat menemui adanya pelanggaran, Yani biasanya akan menghampiri si pelanggar dan memberi edukasi terkait regulasi yang telah dilanggar.

"Sejauh ini sih kalau saya diskusi dengan masyarakat, alhamdulillah mereka bisa ngerti. Walaupun ada juga sih ya, yang keras kepala begitu. Tapi setelah dikasih pemahaman kalau mereka melakukan pelanggaran, biasanya mereka nurut dan ngerti aja alasan kita menegur," terangnya.


Baca Ini Juga Yuk: Cerita Tata, Bidan Multitalenta yang Nyambi Jadi Pengusaha Muda

Belakangan, Yani dan kawan-kawannya sedang disibukkan dengan memberi edukasi ke masyarakat terkait protokol kesehatan di titik keramaian pasca berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan penutupan sejumlah area keramaian. Saat dijumpai Beritabaik.id pun, Yani sedang bertugas memberi edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan ini.

"Setelah pandemi ya kalau patroli itu begitu. Ngingetin masyarakat untuk pakai masker, jaga jarak, jaga kebersihan. Tapi ya sejauh ini sih masyarakatnya nurut. Ada yang kalau duduk terlalu dekat, kita ingatkan, mereka nerima," ujarnya.

Menikmati Pekerjaan
Saat kebanyakan wanita seusianya memilih pekerjaan di dalam kantor, Yani justru memilih lapangan dan jalanan sebagai pekerjaannya. Namun meski begitu, ia mengaku sangat menikmati pekerjaan sebagai anggota Satpol PP. Ia mengaku punya 'jiwa orang lapangan' dalam dirinya.

"Selepas sekolah, saya pernah kerja di perusahaan swasta. Waktu itu jadi admin, cuma enggak betah aja. Kerjanya di dalam ruang ber-AC dan ngetik-ngetik di depan komputer gitu," ujarnya sembari tersenyum.

Menyadari jadi pekerja kantoran tak cocok bagi dirinya, lulusan SMK Bina Warga jurusan Pemasaran ini memilih mundur. Keinginannya bekerja di lapangan dan berhubungan erat dengan masyarakat pun terwujud dengan bergabung bersama Satpol PP.

Wanita Biasa
Meski pantang merasa lelah menjalankan rutinitas patroli dan mengedukasi masyarakat, namun setelah jam kerja usai, maka Yani kembali menjadi seorang wanita biasa. Anak bungsu dari empat bersaudara ini menyebut, pukul 17.00 WIB dirinya sudah kembali berada di rumah untuk membantu kedua orangtua menyelesaikan pekerjaan domestik mulai dari membersihkan rumah, mencuci piring, dan lain sebagainya.

"Enaknya kerja di Satpol PP itu, enggak ada pekerjaan yang dibawa ke rumah. Jadi begitu sudah sampai rumah, ya waktu saya secara penuh saya curahkan buat keluarga," terang Yani.

Pengembangan Diri
Saat ini, Yani mengaku ingin mengembangkan diri lebih jauh dengan menekuni bidang pekerjaan yang ditekuninya. Ia mengaku senang bisa berhadapan langsung dengan masyarakat. Namun, ia merasa perlu banyak belajar lagi tentang bagaimana cara menghadapi kemajemukan karakter manusia. Pembelajaran itulah yang ia dapat selama bekerja di Satpol PP.

Sebagai pamungkas, Yani juga mengajak kepada masyarakat khususnya masyarakat Kota Bandung, kota tempatnya mengabdi, untuk senantiasa bekerjasama dalam menegakkan aturan yang sudah dibuat. Ia menyebut, untuk menghadirkan suasana kota yang nyaman, kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan penegak hukum harus ditingkatkan.

"Yuk kerjasama bareng kita. Saling bantu dengan kita," tutupnya.

TemanBaik, berkaca dari perjalanan Yani, sudah saatnya kita berupaya untuk bekerja keras dan menikmati pekerjaan yang sedang kita jalankan. Selain itu, tetap jaga kualitas komunikasi dengan anggota keluarga di rumah dengan meluangkan waktu untuk bertemu dan ngobrol, walau sebentar saja saat kita pulang kerja. Sehat selalu, ya!

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler