Belajar Kebaikan dari Pengemudi Ojol yang Beri Pakaian pada ODGJ

Bandung - TemanBaik, selama beberapa hari ini publik banyak yang dibuat kagum oleh sosok pengemudi ojek daring di Bandung. Pengemudi itu memberikan pakaiannya kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).⁣

Video yang menampilkan aksi sang pengemudi itu pun viral di media sosial. Tak ayal, aksi tersebut banyak menuai pujian. Dalam video itu, terlihat sang pengemudi berbincang dengan ODGJ dan akhirnya melucuti pakaiannya sendiri untuk diberikan.⁣

BeritaBaik.id pun berkesempatan berbincang dengan sosok pengemudi ojek daring yang viral tersebut di kawasan Buah batu, Kota Bandung. Di sana ia biasa mangkal dengan teman-temannya sesama pengemudi ojek daring sambil menunggu orderan masuk.⁣

Dengan ramah, pria ini memperkenalkan dirinya bernama Arri Jalilludin. Ayah satu anak itu kemudian bercerita soal aksinya memberikan pakaian pada ODGJ pada 27 Mei 2021 lalu di kawasan sekitar Taman Tegalega, Kota Bandung.⁣

"Awalnya, saya tuh lagi cari orderan, enggak sengaja lihat ODGJ di jalan tanpa busana," ujar Arri.⁣

Baca Ini Juga Yuk: Senyum Ramah Fanny Karmarani & Kepuasannya Berbagi Cerita Sejarah

Pria 31 tahun ini pun langsung ingin menghampiri ODGJ tersebut. Ia kemudian langsung terlintas untuk memberikan pakaian yang sedang dikenakannya karena ODGJ itu dilihatnya tak memakai busana.⁣

"Enggak tahu kenapa saya tiba-tiba mau ngasihin pakaian saya yang sedang dipakai. Sudah gitu, saya menghampiri si ODGJ tersebut dan saya bujuk," tuturnya.⁣
Namun, enggak mudah membujuk ODGJ itu. Arri sempat mendapat penolakan cukup sengit. Macam-macam alasan dikemukakan ODGJ agar tetap bisa tanpa busana. Ayah satu anak itu pun tak kehabisan akal. Ia terus berusaha membujuk.⁣

"Saya sih cuma coba membujuk, saya 'ancam' kalau misalkan enggak mau, dilaporin, tapi itu sambil bercanda. 'Ah, enggak, enggak mau', kotor katanya, pada basah. (Saya jawab) ya enggak apa-apa, daripada gitu. Akhirnya mau," jelasnya.⁣

Setelah sang ODGJ luluh, Arri kemudian membuka celana dan bajunya untuk diberikan. Kebetulan saat itu ia memang memakai celana pendek. Arri pun melepas jaket untuk membuka baju dan diberikan. Jaket itu pun kembali dikenakan untuk menutupi badannya.⁣

ODGJ itu pun berlalu pergi. Sejurus kemudian, Arri juga meninggalkan lokasi dengan celana pendek dan badan yang ditutupi jaket. Ia pulang ke rumah untuk kembali memakai baju dan celana, lalu melanjutkan 'beredar' mencari orderan lagi.⁣

"Saya pulang ke rumah dalam keadaan pakai jaket sama celana pendek aja. Orang rumah sempat nanya juga. Kalau orang tua sih takutnya saya kenapa-kenapa. Saya ceritain pakaian dikasih ke ODGJ," paparnya.⁣

Tak Menyangka Bakal Viral⁣
Saat melakukan aksinya, tak sedikit pun terlintas dalam benak Arri bahwa yang dilakukannya bakal viral. Ia hanya berpikir sederhana, berusaha melakukan kebaikan yang bisa dilakukan saat itu juga.⁣

"Saya memberikan pakaian ikhlas, tanpa pamrih, tanpa ada tujuan apa-apa, yang penting saya bisa membantu sesama. Apapun yang saya bisa, insya Allah saya lakuin," kata Arri.⁣

Ia pun tak sadar jika aksinya ada yang merekam dan akhirnya viral di media sosial. Sehingga, ia cukup kaget ketika banyak orang tahu akan aksinya, termasuk orang-orang dekatnya.⁣

Saat tahu aksinya viral, Arri mengaku perasaannya campur aduk. Namun, ia memetik hikmah besar dari apa yang dilakukannya. Ia memandang di luar sana banyak orang yang membutuhkan uluran tangan orang lain.⁣

"Alhamdulillah, walaupun saya dalam keadaan seperti ini, bisa membantu sesama manusia. Lebih banyak lagi orang di luar sana yang membutuhkan (bantuan) daripada saya," ungkap Arri yang sudah 4 tahun jadi pengemudi ojek daring.⁣

Ajakan Memanusiakan ODGJ⁣
Arri sendiri punya pesan khusus bagi publik. Tanpa merasa dirinya pahlawan, ia mengajak siapapun untuk memanusiakan ODGJ alias berusaha memperlakukannya lebih layak.⁣

Jika melihat ada ODGJ di jalanan tanpa busana, ia mengajak siapapun untuk peduli. Jangan membiarkannya tetap tanpa busana. Sebisa mungkin, bujuklah ODGJ itu agar mau menggunakan pakaian.⁣
"Saya harap sih kalau melihat ODGJ tanpa busana jangan dibiarin kayak gitu. Sebagai manusia, kita harus peduli, jangan pandang bulu itu ODGJ atau apa," ajak Arri.⁣

Satu hal yang paling ditekannya, aksi baik yang dilakukan sebaiknya tidak dibarengi harapan atau imbalan tertentu. Sebab, manusia pada saatnya akan membutuhkan pertolongan orang lain.⁣

"Ya, sesama manusia kita harus bisa saling tolong-menolong. Jangan mengharapkan imbalan atau apa lah," pungkas Arri.⁣

Foto: Oris Riswan/Beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler