Mahasiswa UGM Bikin Aplikasi Khusus Buat Penderita Diabetes

Yogyakarta - Beberapa waktu lalu, tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) merancang aplikasi bernama 'Decardia' untuk memantau besaran resiko munculnya penyakit kardiovaskular pada pasien penderita diabetes.

Pengembangan aplikasi tersebut didasarkan pada tingginya angka kejadian diabetes di Indonesia. Bahkan, kematian tertinggi penderitanya diakibatkan oleh komplikasi dengan penyakit kardiovaskular.

Andri Cipta, mahasiswa Ilmu Keperawatan FKKMK UGM menggagas pengembangan Decardia bersama dengan Nadhifah Azzahrah Yumna (FKKMK) dan Muhammad Nabhan Naufal (FT).

"Karenanya, deteksi dini penting untuk mengetahui tingkat resiko kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Dengan deteksi dini ini, bisa menjadi sarana antisipasi dan penanganan agar resiko tersebut dapat diturunkan dan dikendalikan," papar Andri Cipta dalam laman ugm.ac.id

Andri menjelaskan bahwa aplikasi yang mereka kembangkan dilengkapi dengan fitur-fitur seperti panduan penggunan, perhitungan resiko, serta edukasi. Cara kerjanya cukup sederhana, pengguna hanya cukup memasukkan beberapa aspek data penilaian berupa jenis kelamin, usia, kadar kolesterol, tekanan darah, status merokok atau tidak. Selanjutnya, data akan diolah oleh sistem sehingga muncul besaran resiko kardiovaskular.

"Besaran risiko dibagi menjadi empat kategori, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Setelah mengetahui besaran risikonya, kemudian akan muncul edukasi kesehatan guna mengendalikan resiko tersebut," terangnya.

Aplikasi 'Decardia' dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta dan berhasil memperoleh dana hibah Dikti, serta lolos melaju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) akhir Agustus mendatang di Bali.

Andri menyampaikan bahwa saat ini aplikasi masih dalam tahap pengembangan. Ia berharap aplikasi tersebut ke depannya dapat segera dirilis di Play Store dan App Store, sehingga dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, serta membantu dalam menurunkan dan mengendalikan resiko kardiovaskular para penderita diabetes.

Foto: ugm.ac.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler