Rumah Sakit Ini Luncurkan Teknologi Tomotherapy, Seperti Apa?

Bandung - Ingin terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pasiennya, pada 2019 ini Rumah Sakit Mount Elizabeth meluncurkan Radixact. Teknologi Tomotherapy generasi ke-4 tersebut merupakan teknologi dengan sistem terintegrasi yang mampu memberikan radiasi yang ditargetkan ke tumor sambil menyisakan jaringan sehat di sekitarnya.

Adanya Radixact akan memberikan manfaat yang positif bagi pasien dan banyak orang yang membutuhkan di luar sana. 

CEO Rumah Sakit Mount Elizabeth Noel Yeo mengatakan jika pihaknya akan terus menghadirkan teknologi terbaru untuk meningkatkan presisi dalam bedah, keselamatan dan kenyamanan pasien. 

"Rumah Sakit Mount Elizabeth baru saja mencatatkan tonggak untuk 1.500 bedah robotik pada 2019. Kami juga menantikan sistem sinar proton untuk perawatan kanker tersedia di sini pada tahun 2021 nanti," ujar Noel.

Untuk memanjakan para pasiennya, rumah sakit itu juga memberikan pelayanan maksimal bagi para pasien internasional agar bisa merasa nyaman seperti berada di rumah sendiri. 

"Kami menawarkan layanan concierge khusus, juru bahasa yang berbicara berbagai bahasa, bahkan kami juga menghadirkan menu khusus untuk memenuhi selera pasien," jelas Stephen.

Pada tahun 2019 ini, Rumah Sakit Mount Elizabeth baru saja memperingati 40 tahun perjalanannya. Untuk merayakannya mereka menggelar art workshop eksklusif dan malam perayaan bertajuk 'The State of the Art in Mount Elizabeth Journey' di Jakarta.

"Rumah Sakit Mount Elizabeth telah melayani pasien Indonesia selama bertahun-tahun. Jadi kami bikin acara di Jakarta. Seiring waktu, kami telah membina hubungan yang erat dengan banyak komunitas pasien dan berbagi kisah harapan dan kehidupan yang berkesan dengan mereka," kata Noel Yeo.

Selama 40 tahun terakhir, Rumah Sakit Mount Elizabeth telah menorehkan banyak prestasi, di antaranya melakukan bedah jantung terbuka (open-heart surgery) dan syaraf (neurosurgery), melakukan prosedur cardiomyoplasty dan transmyocardial revascularisation menggunakan laser jantung pada tahun 1993.

Pada tahun 2004, Mount Elizabeth juga pernah melakukan Minimally Invasive Robotic Surgery untuk bedah umum, jantung, dan urologi menggunakan sistem bedah.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler