Aktivitas Daring Meningkat, Saatnya Lebih Melek Digital

Bandung - TemanBaik, belakangan ini aktivitas digital di seluruh dunia mengalami peningkatan. Di samping manfaatnya yang besar, namun ada pula beberapa hal yang perlu kamu waspadai loh!

Praktisi IT Eko Anggoro Sulistyo menyebut, masyarakat Indonesia diharuskan melek digital dalam situasi seperti sekarang. Melek digital yang dimaksud akan punya banyak manfaat, khususnya dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) dalam situasi yang belum menentu ini. Lebih lanjut, ia membagikan beberapa tips melek digital untuk memutus mata rantai penyebaran berita palsu tersebut.

"Perhatikan judul beritanya. Apabila ada berita dengan kata-kata yang bersifat provokatif, ajakan seperti viralkan, kita harus  lebih teliti lagi dalam membaca beritanya," ujar Eko.

Ia juga menambahkan, pengguna alat teknologi seperti perangkat gawai ataupun komputer bisa mengunduh aplikasi layanan pelacak berita palsu, apabila merasa perlu bantuan dalam memilah informasi yang diterimanya. Selain itu, Eko juga mengingatkan kepada kita agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi dari pihak luar.

Pasalnya, tidak semua informasi yang diterima oleh kita dapat divalidasi kebenarannya. Alih-alih menjadi garda depan dalam penyebaran informasi, Eko menyarankan agar kita menahan diri, karena bisa jadi kita malah jadi garda depan dalam penyebaran berita palsu.

"Ini (selektif menyebarkan pesan berantai) adalah salah satu bentuk melek digital. Terkait potensi tindak pidana yang dilakukan, sebetulnya ruang untuk tuntutan itu akan selalu ada. Tapi paling enggak (dengan melakukan pelanggaran siber) saja,  artinya kita sudah bikin diri kita sendiri jadi bermasalah, ya," bebernya.

Baca Ini Juga Yuk: Betukang.id, Jasa Layanan Tukang Daring Pertama di Pontianak

Selain untuk diri sendiri, kesadaran melek digital pun perlu ditularkan kepada anggota keluarga di rumah. Eko menyebut, peran orang tua terhadap pendampingan penggunaan alat teknologi oleh sang anak sangat diperlukan.

Apabila kita hanya memperhatikan diri sendiri, bukan tidak mungkin potensi pelanggaran siber akan dilakukan oleh putra-putri kita. Edukasi penggunaan alat teknologi, utamanya media siber perlu ditingkatkan di level terendah, yaitu keluarga di rumah.

Dalam upaya melek digital, aspek yang juga dianggap tak kalah penting oleh Eko adalah aspek keamanan siber. Drastisnya peningkatan aktivitas digital, utamanya selama masa karantina wilayah beberapa waktu ke belakang secara tidak langsung memancing segelintir orang yang mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari lalu lintas siber ini. Oleh karenanya, sebagai pengguna teknologi yang melek digital, kewaspadaan tingkat tinggi sangat diperlukan.

Hal pertama yang perlu jadi catatan adalah, sebagai pengguna internet, kita jangan sembarangan dalam mengunduh sesuatu atau klik tautan yang diarahkan oleh server situs web, atau nomor telepon yang tidak dikenal. Menurut Eko, bukan mustahil jika tautan itu adalah gerbang masuk pembobol data untuk mengambil alih gawai atau komputermu.

"Pesan-pesan bernada tawaran, misalnya anda mendapatkan hadiah sekian ratus juta, begitu, harus benar-benar kita kroscek, sekalipun pesannya dari penyedia layanan resmi seperti provider bank, misalnya," jelas Eko.

Secara rinci, Eko menyarankan kamu untuk mencari tahu di situs web terkait atau menelepon kepada call center resmi dari pihak yang menghubungimu. Menurut Eko, walau prosesnya terkesan panjang, namun ketelitian dan kejelian seperti ini akan menghindarkan kita dari potensi kejahatan siber yang mengintai.

Sebagai pamungkas, Eko mengingatkan banyaknya hal positif dalam penggunaan aktivasi digital, apalagi dalam situasi yang mengharuskan kita meminimalisir aktivitas tatap muka. Namun, hal positif itu akan kita dapatkan apabila kita mengimbanginya dengan kewaspadaan dan kesadaran tinggi akan keselamatan siber.

"Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi itu memerlukan kedewasaan dan kebijaksanaan dalam berkomunikasi," pungkasnya.

TemanBaik, yuk kita membuka mata alias melek di tengah arus aktivitas digital di sekeliling kita. Dengan membuka mata saat berselancar di dunia maya, kita akan mendapat banyak manfaat dari kemajuan teknologi tanpa harus merelakan sesuatu yang kita miliki. Tetap semangat beraktivitas, ya!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Marvin Meyer

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler