Warga Malang Kini Bisa Berbelanja di Pasar Daring

Malang - TemanBaik, khususnya warga Kota Malang kini bisa berbelanja di pasar rakyat atau pasar tradisional secara online atau daring loh!

Layanan belanja daring ini diciptakan oleh Pemerintah Kota Malang agar masyarakat setempat bisa dengan mudah berbelanja di pasar tanpa takut berkerumun dan berpotensi menyebarkan atau terpapar virus COVID-19.

Ada dua cara untuk mengakses sistem belanja daring tersebut. Pertama, melalui situs web dan kedua melalui aplikasi 'Bakul Pasar Ngalam' yang tersedia di Google Playstore.

"Khusus warga Kota Malang kami mengajak Bapak, Ibu, saudara, saudari sekalian untuk belanja secara daring, apalagi di masa pandemi COVID-19. Karena di 26 pasar yang ada di kota Malang sudah tersedia aplikasi untuk belanja secara daring," ungkap Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto Wahyu, di Kota Malang, belum lama ini.

Wahyu menjelaskan, untuk bisa berbelanja di pasar tradisional secara daring, warga Kota Malang hanya perlu mengakses situs pasar rakyat yang telah disediakan. Setelahnya, warga akan langsung tersambung dengan para pedagang yang ada di pasar.

Sistem belanja daring dari situs web maupun aplikasi 'Bakul Pasar Ngalam' tersebut, menurut Wahyu, telah terhubung langsung dengan para pedagang yang ada di sepuluh pasar rakyat di Kota Malang.


                                                              Foto: Tangkapan layar, Tampilan Situs Web/ s.id/pasarblimbing

Baca Ini Juga Yuk: Betukang.id, Jasa Layanan Tukang Daring Pertama di Pontianak

Sepuluh pasar tersebut di antaranya, Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing, Pasar Tawangmangu, Pasar Sukun, Pasar Bunul, Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Sawojajar, Pasar Madyopuro, Pasar Mergan, dan Pasar Klojen.

Sedangkan untuk pasar lainnya, kata Wahyu, masih dalam tahap persiapan, dan diprediksi akan segera rampung dalam waktu dekat.

"Untuk pasar lainnya akan dipersiapkan dalam waktu dekat. Ini merupakan kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia," ujarnya.

Untuk akses melalui situs website, warga Kota Malang bisa menuju laman s.id/ yang diteruskan dengan nama masing-masing pasar. Contohnya, jika ingin berbelanja di Pasar Blimbing, kata Wahyu, warga bisa mengakses di laman s.id/pasarblimbing.

"Untuk pasar lainnya juga sama, hanya Pasar Oro-Oro Dowo yang berbeda, warga bisa mengakses s.id/pasarood," ujarnya.

Setelah memasuki tampilan situs web utama, warga akan menemukan berbagai macam kategori kebutuhan yang tersedia di pasar rakyat tersebut, mulai dari bahan pokok, sayuran, dan buah, hingga akses untuk membeli perhiasan.

Untuk distribusi atau pengantaran, Pemerintah Kota Malang juga telah melakukan kerja sama dengan penyedia jasa ojek online untuk memperluas akses masyarakat.

Dengan begitu, masyarakat bisa membeli kebutuhan di 26 pasar rakyat yang ada di Kota Malang menggunakan fitur Go-Shop, pada layanan ojek online tersebut.

Foto: Ilustrasi Pixabay

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler