IPB Tempatkan Budidaya Kepiting di Apartemen

Jakarta - TemanBaik, tahu enggak jika Institut Pertanian Bogor (IPB) membudidayakan kepiting? Uniknya, kepiting yang dibudidayakan itu dikembangkan di apartemen. Pasti bikin kamu penasaran, ya? Simak ulasannya, yuk!

Hal yang dimaksud apartemen ini tentu bukan apartemen pada umumnya. Apartemen ini merupakan ruangan yang ditata khusus untuk budidaya kepiting di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University di Ancol, Jakarta Utara.

Di sana, kepiting diberi tempat tinggal berupa kotak berwarna hitam-biru. Setiap kotak terdiri dari beberapa ruang kecil. Sehingga, sepintas, tempat ini memang mirip apartemen dalam skala kecil. Karena itulah tempat ini diberi nama Apartemen Kepiting 4.0.

Konsep berupa teknologi akualutur kepiting vertikal yang merupakan evolusi ketiga dari teknik budidaya ketiga. Dalam budidaya kepiting sendiri terdapat tiga evolusi teknik budidaya.

Evolusi pertama adalah menggunakan basis pembesaran di alam. Sedangan kedua menggunakan tenik akuakultur horisontal. Khusus untuk evolusi ketiga yang menggunakan teknik akuakultur vertikal, ada keunggulan tersendiri dibanding teknik lain.

"Teknik ini hemat ruangan dan memiliki efisiensi tinggi dalam budidaya kepiting," ujar Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria di laman resmi IPB.

Baca Ini Juga Yuk: Begini Fakta Seputar Hutan yang Perlu Kita Ketahui

Ada 3 Ribu Kamar
Apartemen ini merupakan kerja sama operasional antara FPIK IPB University dan PT Tritunggal Segara Indonesia (TSI). FPIK IPB University menugaskan Fisheries and Marine Observation Station (IFMOS) Ancal sebagai pelaksana dari kerja sama ini.

Apartemen ini mulai ditata sejak 2018, termasuk merenovasi Gedung IFMOS Ancol. Pada 2019, Apartemen Kepiting kemudian ditata lebih detail dan bisa beroperasi hingga sekarang.

Saat ini, di Apartemen Kepiting terdapat 3 ribu kamar dari tiga blok apartemen. Kepiting pun sudah bisa dipanen.

"Saat ini sudah mulai berproduksi setiap hari 20-25 hari sekali. Ke depan, potensinya cukup besar mengingat peluang pasarnya masih terbuka lebar," kata Dekan FPIK IPB University Dr. Luki Adrianto.

Sementara untuk membudidayakan kepiting lebih banyak, IPB membutuhkan total 10 ribu kamar kepiting. Dengan begitu, kepiting bisa dipanen lebih banyak dan diharapkan berlangsung lebih cepat dari saat ini.

Namun, yang terdekat, Apartemen Kepiting ini akan ditingkatkan kualitasnya. FPIK IPB University bekerja sama dengan dosen dan peneliti Departemen Budidaya Dr. Yuni Puji Astuti sedang  melakukan setting atau penataan teknologi smart recirculated aquaculture system (SRAS).

Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas air sebagai media utama kamar kepiting. Hasilnya diharapkan meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil budidaya kepiting di setiap kamarnya.

Foto: Apartemen Kepiting 4.0/dok IPB University

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler