Kemarau Masih 3 Bulan Lagi, Ini yang Harus Diwaspadai

Bandung - TemanBaik, saat ini mayoritas wilayah di Indonesia masih dilanda musim kemarau. Sehingga, suhu akan terasa cukup panas, terutama pada siang hari.

"85 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau," kata Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Cuaca Dini Pusat Meteorologi Publik BMKG Miming Sapeudin.

Kondisi ini masih akan terjadi dalam tiga bulan ke depan, tepatnya hingga November, di mayoritas wilayah Indonesia. Namun, secara perlahan musim akan beralih ke musim hujan.

Saat ini, ada sekitar 15 persen wilayah di Indonesia yang sudah mulai memasuki musim hujan. Di antaranya sebagian Sumatera bagian selatan, barat, dan tengah. Ada juga di sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat bagian selatan.

"Paling besar proporsi wilayah basah (yang sudah memasuki musim hujan) itu di Kalimantan Tengah, utara, dan timur. Sedangkan wilayah lain masih dikategorikan kemarau," jelasnya.

Dalam periode peralihan musim kemarau ke musim hujan, akan ada wilayah yang mengalami kemarau lebih panjang dibanding wilayah lain. Di antaranya Jawa Timur, Madura, serta sebagian wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.


Terhitung September ini, secara khusus Miming mengingatkan warga untuk waspada. Sebab, saat ini sudah mulai memasuki fase peralihan ke musim hujan. Kondisi ini memiliki ancaman tersendiri. Sehingga, kewaspadaan wajib dimiliki masyarakat.

"Secara umum, September ini memasuki awal peralihan musim. Yang perlu diwaspadai selama pancaroba ini kejadian ekstrem, contohnya angin puting beliung, hujan lebat dalam durasi singkat, dan petir. Mulai September, Oktober, November, kita perlu mewaspadai kondisi tersebut," imbau Miming.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani Apip memberikan tips agar masyarakat bisa tetap sehat selama masa peralihan. Karena saat ini cuaca masih cukup panas, ia menyarankan jangan sampai kamu kekurangan air minum.

"Dalam kondisi cuaca seperti ini, pola sehat harus tetap dijalankan, minum harus banyak karena sering terjadi penguapan, jadi harus minum banyak," ucap Rosye.

Selain itu, ia juga menyarankan agar kamu memakai pakaian yang menyerap keringat. Sebab, dalam suhu panas, tubuh akan cenderung lebih mudah berkeringat. Jika pakaianmu tak mudah menyerap keringat, dikhawatirkan akan terjadi masalah pada kulit.

Foto: Ilustrasi Unsplash/Jasper Wild
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler