Mantap! Ini Hebatnya Kualitas Pesawat Brunei Buatan PT DI

Bandung - TemanBaik, tentu tahu kan bahwa Indonesia memiliki industri pesawat terbang, yaitu PT Dirgantara Indonesia (DI). Pesawat produksi PT DI ini bahkan sudah banyak digunakan di luar negeri.

Salah satunya adalah pesawat CN235-110 yang dibeli Brunei Darussalam. Pesawat ini digunakan The Royal Brunei Air Force (RBAF) alias Angkatan Udara Kerajaan Brunei Darussalam.

Pesawat ini dibeli Kerajaan Brunei pada 1997 silam. Setelah cukup lama dioperasionalkan, pesawat ini terakhir terbang pada 2017. Selanjutnya, pesawat ini kemudian disimpan dan dirawat Angkatan Udara Kerajaan Brunei. Pesawat ini grounded cukup lama karena adanya masalah perbaikan propeller yang ditangani pihak lain, bukan oleh PT DI.

Namun, hebatnya, setelah dicek oleh test pilot PT DI Capt. Esther Gayatri Saleh, tidak ada malfungsi dari pesawat tersebut. Apalagi, pesawat itu juga bisa diterbangkan dari Brunei Darussalam ke PT DI di Bandung belum lama ini.

Baca Ini Juga Yuk: 'Copas', Inovasi Sabun Kertas Ramah Lingkungan

Lalu, kenapa pesawat milik Brunei Darussalam ini dibawa ke PT DI? Bukan karena komplain loh, TemanBaik. Pesawat ini dibawa untuk dilakukan perawatan oleh PT DI.

Pelayanan maintenance atau perawatan ini merupakan bagian dari program Aircraft Services PT DI kepada Angkatan Udara Kerajaan Brunei. Di sini, akan dilakukan berbagai pengecekan terhadap pesawat tersebut.

Sebab, pesawat ini akan digunakan kembali oleh Angkatan Udara Kerajaan Brunei setelah terakhir kali digunakan pada 2017. Namun, ada modal besar yang tentunya jadi kebanggaan. Meski sudah berusia 23 tahun, pesawat ini masih dikategorikan baik. Ini jadi bukti bahwa PT DI membuat pesawat dengan kualitas tinggi.

Di saat yang sama, Angkatan Udara Kerajaan Brunei juga memperlakukan pesawat itu dengan baik. Buktinya, meski tak diterbangkan lagi sejak 2017, pesawat itu masih tetap bisa diterbangkan ke Bandung. Jadi, kata kuncinya, pesawat ini memiliki kualitas dan berada di tangan yang tepat, terutama perawatannya.

"Ini pelayanan untuk konsumen supaya mereka bisa terbang lagi. Mereka bagus maintain kebersihan, angkat jempol, pesawat ini sudah 23 tahun dibeli taun 1997 tapi kondisinya masih baik," kata Esther dalam rilis yang diterima BeritaBaik.id.

Rencananya, CN235-110 ini akan berada di PT DI selama dua pekan ke depan. Ada berbagai hal yang akan dilakukan, yaitu swing compass, replacemenet cable assy of control quadrant, maintenance, installation of Auto Pilot Computer, Repainting (Anti Erotion dan Anti Lighting), Nose Radome, dan recurent Pilot training.

Sementara itu, pesawat CN235 sendiri terdiri dari beberapa jenis. Pesawat ini salah satunya berfungsi untuk mendukung pertahanan udara. CN235 termasuk salah satu pesawat yang dibeli banyak negara.

Foto: Penyerahan pesawat CN235-110 kepada PT DI (dok. PT DI)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler