Keren! Kendaraan Dinas di Jabar akan Berbasis Listrik 

Bandung - TemanBaik, pernah membayangkan enggak jika suatu saat para pegawai negeri sipil (PNS) seluruhnya menggunakan kendaraan listrik, baik berupa mobil maupun sepeda motor? Ini bakal terjadi di Jawa Barat loh. Yuk, simak ulasannya!

Inisiasi ini dilontarkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dalam kurun satu hingga dua tahun ke depan, ia menginginkan seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemprov Jawa Barat adalah kendaraan listrik.

"Suatu hari, dalam dua tahun, tidak boleh lagi (ada kendaraan dinas menggunakan bahan bakar minyak). Saya (akan) bikin peraturan pembelian kendaraan dinas untuk PNS di Jawa Barat semua harus mobil dan motor listrik," kata Emil, sapaan akrabnya, dalam Peringatan Hari Listrik Nasional di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).



Rencana penggunaan kendaraan listrik ini bertujuan untuk memaksimalkan energi baru terbarukan (EBT). Sehingga, secara perlahan penggunaan kendaraan berbasis fosil, yaitu bahan bakar minyak (BBM), bisa diminimalkan.

Sebab, TemanBaik tentu tahu kan jika penggunaan kendaraan berbasis bahan bakar fosil menimbulkan berbagai dampak? Salah satunya adalah polusi. Di saat yang sama, perut bumi terus 'dikoyak' dan bisa berujung 'sakit'.

Dengan menggunakan kendaraan listrik, alokasi anggaran juga bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan lain. Sebab, konsumsi BBM akan berkurang drastis ketika seluruh kendaraan dinas adalah kendaraan listrik.

Baca Ini Juga Yuk: Mantap! Ini Hebatnya Kualitas Pesawat Brunei Buatan PT DI

Ada juga dampak lain yang bisa diminimalisir dengan penggunaan kendaraan listrik. Sehingga, dengan kendaraan listrik, berbagai masalah secara perlahan bisa diselesaikan.

"Biaya 300 kilometer mobil pakai bensin itu sudah saya hitung Rp250 ribu. Biaya nge-charge mobil listrik untuk 300 kilometer hanya Rp50 ribu. Jadi, keunggulannya (kendaraan listrik) selain tidak bunyi (tidak bising seperti kendaraan biasa), kedua tidak ada gas buang, ketiga biayanya seperlima," jelas Emil.



Ia sendiri akan menggunakan kendaraan listrik, termasuk Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum. Apa yang ia dan Uu lakukan, termasuk para PNS di Jawa Barat, diharapkan jadi contoh dan ditiru masyarakat. Sebab, semakin banyak yang menggunakan kendaraan listrik, tentu dampak baiknya akan semakin besar.

"Sekarang saya lagi mengajak semua orang untuk mengubah gaya hidup dan gaya hidup itu harus dimulai dari pemimpin. Makanya saya beli dulu. Pak Gubernurnya beli, yang akan juga akan mengubah (gaya hidup), kira-kira begitu," tutur Emil.

Langkah Lain
Selain penggunaan kendaraan listrik bagi PNS, Emil bersama Pemprov Jawa Barat juga akan melakukan berbagai langkah. Tujuan besarnya agar penggunaan EBT bisa semakin dimaksimalkan dan menjadi gaya hidup baru di masyarakat. Jawa Barat pun diharapkan jadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.

"Jawa Barat karena semangatnya Juara, enggak mau berlama-lama, itu poinnya. Kami ingin di depan," tegas Emil.

Beberapa langkah itu di antaranya mengembangkan waste to energy, yaitu mengolah sampah menjadi sumber energi. Pemprov juga mendorong PLN agar memaksimalkan penggunaan sumber energi tenaga bayu di kawasan Sukabumi.

Masih belum cukup, program lainnya adalah akan mengonversi penggunaan kompor gas atau elpiji dengan kompor induksi alias kompor tenaga listrik. Berbagai langkah lainnya juga terus dilakukan secara bertahap.

"Itu semangat Jawa Barat. Mudah-mudahan kampanye Jawa Barat Juara Energi Terbarukan bisa kita hadirkan," ucap Emil.

Foto: dok. Humas Jabar
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler