Bela Negara Lewat Belanja ala PNS Jabar

TemanBaik, selama ini istilah bela negara kerap disematkan dengan hal-hal ekstra serius. Bahkan, enggak sedikit yang menganggap bela negara berarti ikut dalam sebuah peperangan.

Namun, makna bela negara ini cukup luas. Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merepresentasikan bela negara ini dengan cara unik, yaitu lewat gerakan berbelanja. Ia mengarahkan aparatur sipil negata (ASN) alias pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemprov Jawa Barat untuk belanja melalui aplikasi borongdong.id.

Borongdong.id ini merupakan marketplace bagi pelaku UMKM di Jawa Barat. Ini jadi bagian dari program 'ICALAN' alias Inovasi Cara Penjualan yang digagas Pemprov Jawa Barat.



Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, PNS sengaja mendorong ASN berbelanja melalui aplikasi tersebut demi membuat pelaku UMKM tetap bergeliat di tengah pandemi. Sebab, ada begitu banyak UMKM yang terdampak dan perekonomiannya terpuruk.

Sebaliknya, PNS termasuk bagian dari masyarakat yang perekonomiannya tidak terdampak pandemi. Sebab, mereka mendapatkan gaji rutin setiap bulannya. Karena itulah, PNS didorong untuk membantu UMKM dengan membeli produknya melalui borongdong.id.

"Jadi ASN ini tidak terlalu terdampak pendapatannya (di masa pandemi). Itulah kenapa lahir konsep silih tulungan (saling menolong) dalam skala besar, spesifiknya lewat Borongdong dengan membeli produk UMKM (Jabar)," ucap Emil. 

Baca Ini Juga Yuk: Alat Keamanan, Kado dari TikTok di Hari Internet Aman Sedunia

Ia sendiri sengaja menggaungkan slogan 'Bela Negara Lewat Belanja'.  Harapannya, semangat kebangsaan dan sikap saling tolong semakin kuat di tengah pandemi.

"Karena pandemi COVID-19 ini perang, semua harus bela negara. Yang punya ilmu bela negara dengan ilmu, yang punya harta bela negara dengan belanja. Kenapa kasih judul 'Bela Negara dengan Belanja', supaya semangat kebangsaan kita muncul," tegas Emil.

Selain itu, borongdong.id juga sejalan dengan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) oleh pemerintah pusat. Tujuannya, mengakselerasi transformasi digital UMKM, memperkuat kelangsungan usaha, mempercepat siklus ekonomi, mendorong semangat bangga produk lokal, hingga mendorong nation branding produk lokal unggulan. 

"Gerakan Nasional BBI diterjemahkan di Jabar secara konkret dengan meminta para ASN membeli produk-produk UMKM terpilih di Jabar (di borongdong.id)," kata Kang Emil. 



Borongdong.id sendiri menargetkan persentase pembeli yakni 70 persen ASN dan 30 persen masyarakat umum. Hingga 9 Februari 2021, tercatat UMKM mitra yang terdaftar di borongdong.id berjumlah 260 mitra dengan jumlah item dari 18 mitra yang sudah hadir di gudang adalah 168 produk/1.572 pcs. 

Untuk menarik minat berbelanja, ada masa promonya loh yang menawarkan keunggulan. Selama masa promo, borongdong.id memberikan gratis ongkir untuk periode tiga bulan, gratis biaya layanan/marketplace fee untuk tiga bulan pertama, serta promo beras Rp100 untuk 1 kg/pengguna pada Maret 2021. 

Emil berharap, Borongdong yang merupakan kerja sama Pemprov Jabar, Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi (KREASI) Jabar, serta bank bjb dan didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jabar ini bisa menggerakkan sekitar 330 ribu ASN di lingkungan pemda provinsi dan kabupaten/kota untuk belanja di borongdong.id

"Bayangkan kalau 330 ribu (ASN) belanja Rp100 ribu saja, sudah berapa puluh miliar yang bisa menolong ekonomi (Jabar). Jadi target sebanyak-banyaknya (ASN belanja di borongdong.id)," ucap Kang Emil. 

Sementara sejak soft launching pada 2 Februari 2021, produk yang paling banyak terjual di borongdong.id adalah 'Oysteria keripik jamur tiram original 40gr' dari Rumah Jamur An-Nafi, disusul 'SiDaun Pepaya rasa Thai Tea' dari SiDaun. 

Untuk produk fashion paling banyak terjual adalah 'Tri-fold zip organizer deep teal' dari Elcano Bags and Suply, disusul 'Q L A Kioko Diamond' dari QLA. 

Kepala KPw BI Provinsi Jabar, Herawanto mengatakan, borongdong.id merupakan bukti bahwa Pemda Provinsi Jabar bergerak cepat menggerakkan konsumsi masyarakat untuk mendorong perekonomian khususnya pemulihan ekonomi akibat pandemi. 

"Dari program nasional BBI itu secara kesuluruhan mendorong dari tingkat konsumsi masyarakat untuk belanja produksi-produksi barang buatan Indonesia. Jabar maju dengan langkah pertama Borongdong yang targetnya adalah ASN, lebih targeted dan fokus," ucap Herawanto. 

"Kami lihat ini langkah yang sangat bagus dan jadi bagian penting dari gerakan nasional BBI untuk Jabar. Jadi, kami tentunya akan mengajak semua yang terkait dengan kami untuk mendukung hal ini (borongdong.id)," tambahnya. 

Foto: dok. Humas Jawa Barat

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler