Ini Peran Besar Perempuan di Era Transformasi Digital

Jakarta - TemanBaik, setiap tanggal 21 April di Indonesia diperingati sebagai Hari Kartini. Hari Kartini diperingati sebagai bentuk penghormatan Raden Ajeng Kartini dalam mewujudkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan di berbagai bidang.

Tentunya di era digital seperti sekarang, peran perempuan bisa dibilang sudah mulai setara dengan laki-laki, atau bahkan sudah tidak diragukan lagi kemampuannya. Sudah banyak contoh-contoh perempuan sukses di era modern sekarang ini.

Bahkan di era pandemi seperti sekarang, beberapa perempuan dituntut bekerja lebih ekstra dibanding sebelumnya. Contohnya, perempuan yang harus bekerja dari rumah, sekarang harus bisa menjadi ibu dan guru untuk anak-anak juga yang berada di rumah.

Merespon hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan sebuah seminar daring dalam rangka memperingati Hari Kartini di tahun 2021 ini. Seminar daring dengan tema 'Peran Wanita di Era Transformasi Digital' ini diadakan pada Selasa, (20/4).

Salah satu hal yang menjadi pembahasan utama pada seminar daring ini adalah pentingnya peran perempuan di era transformasi digital, dan juga berbagai macam keuntungan bagi perempuan yang menguasai teknologi digital.


                                                            Foto: Tangkapan Layar Webinar 'Peran Wanita di Era Transformasi Digital'


Baca Ini Juga Yuk: Begini Cara Penggunaan GeNose C19 Selama Ramadan

Hal ini dibahas oleh Sri Safitri, yang merupakan Deputy EVP Customer Experience & BUMN Digitalization Telkom Indonesia. Menurut Fitri, perempuan punya tantangan sendiri di era digital, baik terkait kesetaraan gender maupun peran perempuan secara umum. Perempuan juga punya kesempatan serta kemampuan yang besar di era industri teknologi ini.

Banyak manfaat yang bisa dihasilkan oleh seorang perempuan ketika telah menguasai teknologi digital. Ada 4 contoh yang dijelaskan oleh Fitri pada seminar tersebut. Pertama, perempuan yang menguasai teknologi dapat meningkatkan Gross Domestic Product (GDP).

"Dari sebuah negara, di sini kesetaraan gender bisa meningkatkan 12 triliun dolar per tahun dari sisi ekonomi dunia pada tahun 2025, jadi dampaknya sangat besar apabila perempuan terlibat di dalam bidang teknologi," ujar Fitri.

Selanjutnya, terkait dengan lompatan atau peluang dari kesetaraan gender dapat berkontribusi dalam membantu memperkuat bidang ekonomi. Jadi, tidak selalu laki-laki saja yang memperkuat bidang ekonomi, tetapi perempuan juga bisa melakukan hal tersebut di era digital ini.


                                                     Foto: Tangkapan Layar Webinar 'Peran Wanita di Era Transformasi Digital'

Perempuan yang menguasai teknologi digital juga dapat menjadi salah satu kunci dalam perkembangan ekonomi yang berkelanjutan. Contohnya, membangun hubungan baik dengan kustomer dan suplier, berkoordinasi dengan aktivitas teknologi lainnya, menambah kemampuan, dan juga menambah pengetahuan dan informasi untuk menghadapi era digital ke depannya.

Ketika banyak perempuan mengambil peran kepemimpinan di berbagai bidang, hal ini akan berpengaruh juga terhadap meningkatnya pendapatan. Dalam era digital khususnya bidang bisnis, kesetaraan gender menjadi hal yang sangat penting, salah satunya adalah kualitas dari pengambilan keputusan.

"Perempuan memiliki kemampuan pengambilan keputusan, memiliki empati, memiliki rasa simpati dan juga bisa lincah dalam berbagai hal, tentunya di sini inilah faktor-faktor yang mendorong perempuan menjadi pemimpin yang lebih efektif, ketika dia memimpin perusahaan maupun dia juga memimpin negara ketika dia menghadapi pandemi," jelas Fitri.

Kesetaraan gender memang diperlukan di era modern dan digital seperti sekarang ini. Perjuangan Kartini yang memperjuangkan perempuan sejak dahulu, akhirnya bisa sampai seperti sekarang ketika banyak perempuan sudah mulai mendapatkan hak-haknya. TemanBaik juga harus tetap semangat dalam memperjuangkan berbagai hal ke depannya, ya. Selamat Hari Kartini, TemanBaik!

Foto: Ilustrasi Unsplash/Christina Wocintechchat


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler