Tinggal di Desa, Rejeki Kota, Bisnis Mendunia Lewat Shopee Center

Bandung - Berita baik datang dari sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Barat. Sebanyak 5000 UKM siap bertransofrmasi menjadi UKM digital. Transormasi luar biasa ini lahir berkat kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan toko belanja daring Shopee.

Acara penandatanganan kerja sama antara Pemprov Jabar dan Shopee tersebut dilakukan di Pendopo Pakuan, Jl. Cicendo No. 1, Bandung. Hadirnya wadah dengan nama Shopee Center - UMKM Jabar Go Digital ini menjadi angin segar untuk pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat melalui sektor UMKM. Acara penandatanganan dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki.

Christin Djuarto selaku Direktur Eksekutif, Shopee Indonesia menyatakan, Shopee dan Pemprov Jabar memiliki kesamaan dalam bidang pengembangan literasi digital. Ia percaya literasi digital merupakan jalan pembuka menuju perbaikan kebiasaan rakyat menuju pemajuan ekonomi Indonesia. Demografi Jawa Barat sebagai wilayah yang luas dan penduduknya yang banyak menjadikan wilayah ini sebagai salah satu sektor yang memajukan ekonomi nasional.



Baca Ini Juga Yuk: 'Sabtu Belanja Lokal', Program Keren TikTok untuk Rangkul UMKM

Melalui program ini, desa-desa di Jawa Barat bakal memiliki Shopee Center dengan format pendampingan UMKM dan fasilitas pendukungnya. Sebut saja 5000 komputer yang akan disebarluaskan di Shopee Center se-Jawa Barat. 100 dari 5.000 komputer itu bakal didistribusikan pada tahap pertama.

"Semuanya ini untuk mengakomodir kebutuhan UKM di Desa Desa di Jawa Barat," sambungnya.

Ia berharap komitmen ini menjadi aksi baik yang bermanfaat bagi perekonomian Jabar - Indonesia. Transformasi ini bisa dimulai dari pergeseran skema UKM menuju digital. Bukan tidak mungkin, UKM di Jawa Barat bisa mendunia berkat kerja sama Shopee dan Pemprov Jabar.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut ini merupakan peristiwa luar biasa. Hadirnya UMKM Go Digital ini disebut sebagai transformasi digital paling masif di Indonesia. Bagaimana tidak? 5000 desa di Jawa Barat bakal dilengkapi ruangan bernama Pusat Digital Desa, yang mana infrastrukturnya bakal didukung oleh Shopee.

Ia berharap hadirnya Shopee Center - UMKM Go Digital ini dapat memajukan ekonomi di Jawa Barat, terlebih lagi ekonomi nasional. Emil menyebutnya dengan istilah tinggal di desa, rejeki kota, bisnis mendunia.

"Revolusi digital di Jawa Barat enggak setengah-setengah. Tetapi langsung melakukan yang dilaksanakan cepat," terangnya.

Pria yang akrab disapa Emil ini juga mengapresiasi Shopee sebagai toko jual bel daring yang kini menjadi mitra UKM yang mengekspor produk UKM ke mancanegara. Ia menambahkan, saat ini Shopee sudah tak lagi mengimpor barang dari luar.

Enggak hanya pusat digital di 5.000 desa, Shopee Indonesia juga menyiapkan sekolah dan kurikulum untuk ekspor yang diperuntukkan bagi UKM di Jabar. Kabarnya, sekolah tersebut sudah ada di Jl. BKR, Bandung. Sebagai pamungkas, Emil juga berpesan kepada perangkat Pemerintah di Pemprov Jabar agar bisa menyesuaikan dengan fasilitas infrastruktur yang telah ada.

"Jangan lambat merespons lokasi-lokasinya. Jangan sampai infrastrukturnya sudah siap, tapi kitanya lambat," pesannya.

Acara penandatanganan kerja sama ini ditutup dengan sesi bincang singkat bersama perwakilan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bersama Ridwan Kamil. Perwakilan ini memaparkan secara singkat aksi dan terobosan yang dilakukannya di wilayah.

TemanBaik, semoga kabar gembira ini dapat sampai ke tempat kamu berada, ya. Dengan begitu, kreativitas kamu di manapun bisa memajukan kehidupan kita bersama. Tetap semangat, ya!

Foto: Rayhadi Shadiq/Beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler