Kolaborasi Wisata dan Edukasi Tanaman di Bhakti Alam Pasuruan

Pasuruan - Wisata bertema ‘kembali ke alam’ yang dilengkapi dengan fasilitas outbond keluarga kini semakin digemari untuk menghabiskan waktu liburan. Paket lengkap itulah yang dimiliki oleh Wisata Bhakti Alam yang terletak di daerah Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Wisata yang terletak pada ketinggian 450-650 mdpl ini membuat pengunjung bisa merasakan suasana sejuk dengan dikelilingi tanaman-tanaman hijau di sekitarnya. TemanBaik ada yang pernah ke tempat ini belum?

Memasuki area Wisata Bhakti Alam, kita akan disambut dengan jembatan panjang yang dikelilingi oleh pepohonan tinggi, seperti memasuki dunia baru yang masih asri dan terasing dari dunia luar. Setelah melewati jembatan tersebut, pengunjung akan disajikan dengan tenan-tanan yang menyajikan makanan ringan seperti popcorn, kentang, dan tahu goreng yang terbuat dari bahan-bahan organik.

Berdiri diatas lahan sebesar 300 hektar, Wisata Bhakti Alam yang dibangun pada tahun 1992 ini menawarkan berbagai macam wahana yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Untuk berkeliling ke satu tempat ke tempat lain, pengunjung tak perlu takut kelelahan karena harus berjalan jauh, pihak pengelola telah menyediakan kendaraan khusus berupa kereta wisata terbuka yang dapat memuat sekitar 60 orang dalam satu kereta. Di setiap kereta akan ada satu pemandu wisata yang menjelaskan setiap tempat yang kita kunjungi. Asyik sekali kan?

Ketika berkeliling menggunakan kereta, Kris, sang pemandu wisata pun menjelaskan tiap area yang dilewati. "Selamat datang di Wana Wisata Bhakti Alam Pasuruan. Ini adalah kereta khusus yang akan mengantar kita menuju dunia yang hijau. Sebagai pembuka, di sebelah kanan dan kiri adalah perkebunan yang diatasnya tumbuh buah jenis melon kuning. Melon kuning ini menjadi favorit disini karena rasanya yang manis dan memiliki sensasi harum tidak seperti melon-melon pada umumnya," ujarnya.

Kris juga menambahkan kalau kebun durian jadi spot favorit para pengunjung. "Selanjutnya ada kebun durian yang juga menjadi favorit pengunjung karena buahnya yang banyak dan besar-besar. Kita juga memiliki budidaya tanaman pepaya, belimbing, jambu dan masih banyak lagi yang lainnya. Nanti akan disediakan tester masing-masing jenis buah untuk pengunjung yang datang.”

Selain itu, juga terdapat area khusus budidaya tanaman hidroponik dalam Green House yang berisi sayur-sayuran segar seperti seledri, sawi, selada, pokcoy dan masih banyak lagi yang lainnya. Pengunjung juga dapat membeli bibit tanaman hidroponik seharga 5.000 rupiah saja per satu bibit. Untuk buah-buahan segar, pengunjung bisa membeli dengan harga yang bervariasi, dari 20.000 hingga 300.000 rupiah.

Baca Ini Juga Yuk: Mengenal Flora dan Fauna di Mini Agrowisata Surabaya, Yuk!

Setelah melewati area hidroponik, pengunjung diharuskan untuk berganti jenis kereta yang lain. Kereta yang dinaiki kali ini ditarik menggunakan traktor beroda besar agar bisa melewati area yang berlumpur dan sedikit menanjak. Pengunjung akan dibawa melewati tempat pengolahan susu sapi. Sayangnya, di bulan Maret 2019 ini, tempat pengolahan sapi ini masih mengalami perbaikan, sehingga pengunjung belum bisa menikmati fasilitas susu sapi gratis. Selain pengolahan susu sapi, disini juga tersedia tempat pengolahan keju.

Memasuki area bersantai, disediakan cottage bagi pengunjung yang ingin menginap dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 35.000 untuk barrack hingga Rp 1.225.000 per malam untuk cottage kelas duku. Untuk pengunjung yang membawa anak kecil, disediakan kolam renang mini yang diberi nama ‘Taman Air Imut’, area ATV, serta wahana ‘Trick Art 3D’. Bagi pengunjung yang ingin berbelanja, disediakan pasar buah dan sayur, toko suvenir, dan kios bunga.

Tersedia juga area pemancingan yang hasil tangkapannya bisa langsung diolah di tempat. Pengunjung yang masuk tidak diperbolehkan untuk membawa makanan dari luar, oleh karena itu di setiap sudut tersedia food court dengan menu yang beragam, seperti ketan, bakso, angsle, tahu gejrot, dan lain sebagainya.

Dewi (48), salah satu pengunjung dari Mojokerto mengaku senang bisa berwisata ke tempat ini bersama keluarganya, “Tempatnya sejuk, kita juga tidak perlu jalan jauh-jauh karena sudah ada kereta wisata. Saya datang bersama rombongan, di sini juga disediakan lapangan yang luas buat pengunjung yang ingin outbond atau main games kecil-kecilan. Anak-anak bisa berenang sambil menunggu ibu-ibunya belanja buah dan sayur. Ada juga wahana lukisan 3D yang bagus untuk foto di Instagram. Tapi sayang tempat pengolahan susunya sedang rusak, jadi tidak bisa menikmati susunya. Tapi, sudah cukup puas karena dapat pengganti jus buah semangka.”

Untuk menuju ke Wisata Bhakti Alam, rute yang ditempuh dari Surabaya cukup mudah. Pengunjung bisa menempuh jarak sekitar 30 km menuju ke arah Probolinggo. Sedangkan bagi pengunjung yang berangkat dari arah Malang, bisa menempuh jarak sekitar 40 kilometer. Harga tiket masuk ke Wisata Bhakti Alam untuk hari kerja adalah Rp 50.000, sedangkan untuk akhir pekan dan hari libur nasional adalah Rp 55.000. Sedangkan untuk Hari Senin pengunjung tidak bisa datang karena khusus hari tersebut Wisata Bhakti Alam tutup.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler