10 Objek Wisata yang Bakal Diterangi Energi Ramah Lingkungan

Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu yang ditargetkan dapat memanfaatan sumber energi baru terbarukan (EBT), khususnya tenaga surya untuk sumber energi listrik sehari-hari.

Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Saleh Abdurrahman mengatakan setidaknya ada 10 dari banyak destinasi wisata di Indonesia yang akan menggunakan EBT sebagai sumber energi utama. Sebut saja Danau Toba, Belitung, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

"Jadi ini 10 destinasi prioritas akan kita maksimalkan pemanfaatan PLTS, karena daerah wisata itu harus sebanyak banyaknya menggunakan energi terbarukan," jelas Saleh.

Langkah ini merupakan salah satu perwujudan cita-cita besar dalam pengelolaan energi yang ramah lingkungan. Sebab pada tahun 2025 pemerintah menargetkan penggunakan EBT mencapai 23 persen dari total bauran energi seluruhnya, di mana PLTS diproyeksikan dapat menyumbang sebanyak 2.023,3 MW di tahun 2025 yang berasal komulatif RUPTL, Target Penambahan Sinergi BUMN, Pemasangan PLTS Atap, serta penggunaan APBN (Kementerian ESDM dan K/L lainnya).

Baca Ini Juga Yuk: Seperti Ini TPA Sampah di Banjarbakula yang Ramah Lingkungan

Saleh memaparkan untuk mencapai target 23 persen itu setidaknya Indonesia sudah memiliki suplai energi lebih dari 400 MTOE dengan lebih dari 115 GW kapasitas terpasang pada pembangkit listrik yang dapat menghasilkan 2.500 kWh perkapita dalam setahun.

"Dan pada saat itu rasio elektrifikasi di Indonesia sudah mencapai 100 persen. Bagamaina kita mencapai terget tersebut? Salah satunya dengan PLTS," ungkap Saleh.

Penggunaan PLTS sendiri ditargetkan terus meningkat tiap tahunnya. Jika pada tahun 2019 PLTS di targetkan menghasilkan 126,8 MW, pada tahun 2022 meningkat menjadi 553,6 MW dan terus meningkat menjadi 993,5 MW di tahun 2025.

Foto: esdm.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler