Museum di Bandung Ini Punya Koleksi 3.000 Senjata Khas Sunda Loh

Bandung - Belum banyak yang tahu ternyata di Kota Bandung ada sebuah museum yang benda koleksinya adalah pakarang alias senjata tradisional khas Sunda. Jumlah koleksinya pun ribuan benda loh TemanBaik. Simak ulasannya yuk!

Museum ini diberi nama Bumi Pakarang Sasuhunan. Menariknya, museum ini bukan museum seperti pada umumnya. Pada dasarnya, museum ini adalah rumah tinggal milik Gun Gun Gurnadi (61). Tapi, selain untuk tinggal, di dalamnya didesain selayaknya museum.

Lokasinya ada di pemukiman warga, tepatnya di Jalan Pirus Galuh, Arcamanik, Kota Bandung. Dari luar, rumah ini terlihat seperti rumah pada umumnya. Tapi, jika kamu masuk ke dalamnya, kamu akan tercengang melihat benda koleksi di sana.

Di lantai satu, tepatnya di dekat ruang tamu, ada lemari kaca yang di dalamnya terdapat senjata khas Sunda seperti aneka kujang dan keris. Begitu masuk ke lantai dua, ada benda lain yang dipajang di tembok, meja, dan tentunya lemari kaca.

Bagian yang akan membuat tercengang adalah di lantai tiga. Begitu selesai menaiki anak tangga, kamu akan melihat banyak aneka keris, bedog, kujang, serta perkakas untuk pertanian. Hampir semua dinding ruangan di sana penuh. Bahkan, karena tak tertampung di dinding, dibuat rak dan tempat khusus untuk memajang koleksinya.

Menurut Gun Gun, baru beberapa tahun ia menyimpan berbagai benda koleksinya di sana. Sebelumnya, semua koleksi itu ada di kampung halamannya di Ciamis, Jawa Barat. "Total koleksinya kurang-lebih ada 3 ribuan, termasuk benda yang kecil-kecil," kata Gun Gun kepada BeritaBaik.id, Jumat (20/12/2019).

Secara resmi, tempat ini baru dijadikan museum sejak 23 November 2019 lalu. Hebatnya, semua benda di sini adalah milik Gun Gun. Sendirian pula ia merawat seluruh koleksinya.

Dengan dijadikan sebagai museum dan bisa dikunjungi siapapun, ia berharap generasi muda tertarik untuk datang. Sehingga, mereka punya pengetahuan soal luhurnya budaya bangsa melalui benda koleksi di sini, terutama budaya Sunda.

Baca Ini Juga Yuk: Museum Batik Pekalongan Luncurkan Pameran 1.267 Koleksi

Karena belum dikelola seperti museum pada umumnya, kamu sebaiknya menghubungi Gun Gun jika ingin datang ke lokasi melalui nomor telepon 085722251313. Sebab, tak setiap waktu ia ada di sana. Tapi, jika Gun Gun ada di lokasi, ia siap menerima siapa saja untuk datang dan memberi penjelasan seputar benda-benda koleksinya. Dan catatannya, ke sini gratis loh TemanBaik.

Sementara meski tergolong museumnya sempit, ia tak membatasi jumlah pengunjung yang ingin datang. Sebab, secara teknis bisa disiasati agar pengunjung bisa nyaman di lokasi. "Ah, bisa diatur kalau datang rombongan juga, kan bisa bergantian masuknya. Yang penting kalau mau ke sini kontak dulu," tutur Gun Gun.

Gun Gun sendiri mengoleksi benda-benda tersebut sejak remaja. Ia punya kesenangan tersendiri terhadap benda-benda antik dan bersejarah, terutama yang berkaitan dengan budaya Sunda.

Selama puluhan tahun ia bersusah payah mengumpulkan benda-benda itu. Tak jarang ia menghabiskan waktu keliling Jawa Barat demi menambah koleksinya dan bisa seperti sekarang.

"Karena senang, apapun saya lakukan (untuk mendapatkan koleksi). Apa yang sudah kita dapat juga enggak pernah keluar (dijual). Ada satu-dua pernah keluar, tapi itu juga ditukar, dari satu barang saya dapat banyak barang lain," jelas Gun Gun.

Diapresiasi Pemkot Bandung
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana pun dibuat takjub saat berkunjung ke lokasi hari ini. Ia tak menduga ternyata di Bandung ada sosok seperti Gun Gun yang punya koleksi benda bersejarah, bahkan rumahnya dijadikan museum.

"Saya pikir ini satu kekayaan leluhur yang patut dijaga, dilestarikan. Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Saya juga lagi coba mendorong Disbudpar untuk mendaftarkan ini ke MURI karena ini luar biasa," ucap Yana.

Museum Bumi Pakarang Sasuhunan sendiri dinilai unik karena ada di dalam rumah. Hal ini menjadi warna tersendiri sebagai destinasi wisata baru di Kota Bandung. "Saya pikir justru destinasi wisata khas rumah seperti ini lebih menarik," ungkapnya.

Ke depan, Pemkot Bandung pun berencana memberikan bantuan. Ia ingin agar benda-benda koleksi di sana tertata lebih apik dan menarik. Sehingga, akan memancing wisatawan untuk datang ke lokasi dan mendapat pengetahuan.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler