Menelusuri Jejak Sejarah di 7 Museum Kota Surabaya Ini

Surabaya - Di balik megah dan modernnya Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur ini menyimpan banyak sejarah dan cerita dari masa lampau. Sebagian di antaranya hidup dalam budaya masyarakat, sebagian lainnya terekam dalam bisunya gedung dan pepohonan ratusan abad, sebagian sisanya ada pula yang terangkum rapi di dalam museum.

Jumlah museum di Surabaya pun terbilang cukup banyak. Masing-masing berusaha menceritakan suasana Kota Pahlawan dari sudut pandang yang berbeda dan periode waktu yang tak selalu sejajar lewat koleksi yang dijaga.

Bila TemanBaik memilki cukup waktu untuk melihat cuplikan histori yang terjadi di kota ini, cobalah berkunjung ke beberapa museum berikut. Karena sebagian besar bangunannya juga cukup instagenic, tak ada salahnya kamu juga menyiapkan kamera saat bertandang ke sini.

Museum Sepuluh Nopember
Dari namanya, kamu yang cukup mengenal sejarah Indonesia tentu dapat mengira-ngira apa yang disajikan di museum ini. Museum Sepuluh Nopember sebagian besar menceritakan tentang perjuangan dan peristiwa Sepuluh November yang sangat heroik melalui diorama, film, foto, lukisan, patung, dan beberapa barang peninggalan seperti seragam tokoh, alat-alat perang, dan lain-lain.

Museum Surabaya
Museum ini berada di lantai satu Gedung Siola, yakni cagar budaya yang dibangun pada tahun 1877 silam. Gedung ikonik ini bahkan menjadi salah satu tempat yang digunakan untuk mengatur strategi saat melawan Inggris. Mengenai isi dari Museum Surabaya sendiri, kamu akan menemukan banyak fakta tentang Kota Surabaya, mulai dari sejarah, tokoh-tokoh pemimpin wilayah dari masa ke masa, kesenian, hingga kebudayaan.

Museum Kesehatan
Museum yang satu ini terbilang cukup unik. Museum Kesehatan memiliki banyak sasana kesehatan melalui ratusan koleksi peralatan dan perlengkapan medis baik modern maupun tradisional. Adapun salah satu koleksi Museum Kesehatan yang sangat menggelitik adalah keberadaan patung jailangkung maupun barang-barang untuk melakukan santet. Menarik, ya!

Baca Ini Juga Yuk:Wisata Sejarah Bahari Indonesia di Monumen Kapal Selam Surabaya

Museum House of Sampoerna
Bangunan House of Sampoerna yang berdiri sejak tahun 1862 memiliki langgam kolonial yang sangat khas dengan pilar-pilar besar di bagian depannya. Namun, museum ini bukan menampilkan cerita perjuangan kemerdekaan, melainkan sejarah tembakau dan rokok di Indonesia, terutama Jawa Timur. Selain itu, tentu saja, House of Sampoerna juga memperlihatkan perjalanan dan profil Sampoerna yang kini menjadi perusahaan rokok terbesar di nusantara.

Monumen Kapal Selam
Konstruksi monumen ini memang merupakan Kapal Selam KRI Pasopati 410 buatan Uni Soviet yang dulu berperan dalam Operasi Trikora. Di dalam kapal selam ini, kamu akan diajak untuk melihat ruang kontrol, periskop, kemudi, hingga torpedo kapal selam. Keberadaan Monkasel pun menjadi pengingat tersendiri mengenai Indonesia sebagai negara maritim berikut perjuangan kemerdekaan di jalur laut.

Gedung De Javasche Bank
Banyak yang menganggap dan menyebut bangunan bergaya Neo-Renaissance ini sebagai Museum Bank Indonesia. Faktanya, satu-satunya Museum Bank Indonesia adalah yang berada di kawasan Kota Tua Jakarta. Adapun gedung Da Javasche Bank di Surabaya ini dulu memang dibuat sebagai cabang dari De Javasche Bank di Jakarta sehingga rancangannya pun sama dengan kantor pusatnya. Mengenai koleksi yang ada, bangunan ini sebagian besar menampilkan sejarah sistem perbankan di Indonesia.

Museum W. R. Soepratman
Bangunan sederhana ini sesungguhnya merupakan rumah kakak W. R. Soepratman. Namun, di tempat ini pula sang pencipta lagu kebangsaan tinggal selama masa pelarian dari kejaran Belanda hingg akhir hayatnya. Selain menampilkan patung tokoh yang juga menciptakan lagu Ibu Kita Kartini sedang bermain biola, kamu dapat membayangkan kehidupan dan keseharian W. R. Soepratman melalui beberapa peninggalan di dalam museum ini.

Jadi, mana dulu nih yang akan kamu kunjungi?


Foto dokumentasi beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler