Kerennya Batik Kontemporer Khas Bandung Bergaya Dinamis

Bandung - Kain batik Nusantara, dikenal sebagai karya etnik yang lahir di pesisir Jawa seperti Cirebon, Pekalongan dan Yogyakarta. Enggak hanya batik klasik, ternyata Bandung juga bisa loh bikin desain batik. Salah satunya, wastra kontemporer karya seniman Tetet Cahyati.

Nah bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Bandung yang ke - 208, yuk kita mengenal batik kontempoter yang sempat dibuat Tetet. Menurut dia, batik abstrak ala Bandung dibuat berdasarkan inspirasi puisinya loh. Jadi enggak hanya melukiskan sisi keindahannya, tapi ada nilai filosofinya.
 
Menurut Tetet, corak kontemporer mewakilkan gaya hidup urban yang penuh warna, dinamis dan  kreatif. Pengalaman estetis ala Tetet ini pun melahirkan batik abstrak Bandung yang lekat dengan keseharian masyarakat Bandung. 

"Sejak kecil saya memang akrab dengan lukisan. Berawal dari melukis, saya pun melengkapinya dengan puisi dan musikalisasi puisi. Karya inilah yang menghasilkan batik kontemporer yang pernuh warna. Batik Bandung adalah pengembangan dari proses berpikir dan kebiasaan," ujar Tetet kepada BeritaBaik.

Bagi Tetet, membatik tak sebatas menuangkan gagasan pada selembar kain. Membatik versi Tetet juga berangkat dari kepekaannya. Jika awalnya hanya di atas kanvas, kini ia mengekplorasinya pada kain sutera, dobby dan cotton dengan guratan batik tulis yang bernilai seni tinggi. 

"Saya tak berkiblat pada patron mana pun dalam sisi desain atau aliran lukisan batik. Yang pasti, semua karya saya mengandung makna semangat perempuan dan kegundahan saat melihat dinamika di sekitarnya," katanya

Misalnya dalam batik serenada cinta, Tetet menuangkan romantisme cinta kawula muda, dengan representasi warna sangat menggoda. Di bahan katun sejuk, batik  ini pun menghadirkan warna prima seperti fuschia, ungu, orange, merah dan polesan bright lainnya.

"Aliran abstrak imajinatif ini saya tampilkan dengan ilustrasi bulan, sungai,keramaian kota, gunung dan orang-orang perkotaan. Saat ini saya juga coba mendekatkan corak batik ini dengan kalangan muda atau mereka yang suka bergaya kasual," ungkapnya.

Untuk setiap desain, butik Tetet yang bermarkas di kawasan Tirtasari ini mematok harga dari kisaran Rp100 ribu sampai 2,5juta per piece. Keren loh, batik khas Bandung ini jugasudah melanglang ke berbagai negara, seperti Brunei, Malaysia, Singapura, Hongkong, China, Swiss, Ceko dan berbagai negara lainnya.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler