Kolaborasi dengan 6 Artisan, Niion Hadirkan Masker Fesyen

Bandung - Pada masa pandemi seperti sekarang ini, masker adalah salah satu barang yang wajib dibawa ke mana-mana untuk menunjang segala aktivitas di luar rumah.

Oleh Karena itu, Niion menghadirkan inovasi baru dengan meluncurkan masker fesyen yang diberi nama 'Halpa Series'. Seri ini juga menjadi produk masker pertama yang dibuat oleh Niion. 

Terdapat dua jenis masker yang dihadirkan yaitu 'Halpa Reguler' dan 'Halpa Art Coverage'. Adapun kali ini Niion tidak bertindak sendiri, melainkan mengajak 6 kolaborator dari kalangan artisan untuk bekerja sama membuat desain maskernya. Keenam artisan tersebut di antaranya Arkiv Vilmansa, Evan Aditya (Show The Monster), Suringai, Smittern By Pattern, 99House, dan Deadstock. 

Adit Yara, Founder Niion mengatakan ketika proses pendekatan dengan para artisan, ia sendiri yang terjun dan mengontak calon-calonnya satu per satu. 

"Saya langsung mengontak ilustratornya. Saya pakai platform WhatsApp dan direct message Instagram. Kami pilih ilustrator-ilustrator baru untuk naik bareng. Bukan mencari yang sudah tinggi popularitasnya," kata Adit pada BeritaBaik.id.



Baca Ini Juga Yuk: Ellesis Shoes, Sepatu Handmade Dengan Harga Ramah

Ia juga menjelaskan kalau sebagai pelaku bisnis tidak boleh diam ketika menghadapi kondisi ini, namun harus pintar beradaptasi dengan keadaan. 

"Saya mencoba beradaptasi dengan segala kondisi. Koordinasi dengan tim mengenai omzet. Kita harus ubah pivot strategi, tapi kita harus minimize operating expand," jelasnya.

Ia sadar bisnisnya tengah merugi dan turun drastis, karena sebanyak 55% marketnya berada di pasar offline. Namun Adit memutuskan untuk tidak memberhentikan timnya, tapi melakukan cara lain. 

"Kita bakalan bisa fight kalau bisa berhemat. Saya enggak mau kehilangan teman-teman yang ada di sini. Saya diskusi mengenai efisiensi dengan mereka. Jadi, tidak ada yang lay off satu pun," paparnya. 

Desainnya yang  fashionable membuat Halpa Series laku di pasaran. Masker yang berbahan dasar Nylon Polyester yg sudah lulus balai besar tekstil Kementrian Perindustrian. 

"Masker Halpa setara dengan penggunaan bahan hazmat coverall yang sudah disesuaikan dengan anjuran WHO dan rekomendasi Badan CDC dunia," terangnya. 

Hingga bulan Mei, Niion berhasil menjual 4.150 buah masker, yang terdiri dari 'Halpa Regular' 2325 buah dan 'Halpa Art Coverage' sebanyak 1800 buah.

Dengan adanya Halpa Series, Niion ingin  secara tulus memperkenalkan dan mendukung ilustrasi terbaik dari artisan lokal Indonesia kepada masyarakat luas. 

"Kita juga sekaligus memberikan opsi salah satu item fesyen yang berkaitan dengan situasi dan kondisi saat ini, tanpa mengurangi cool impact yang ada," ungkapnya. 

Sementara itu, Rangga Yuzar, Art Director dan Co-Founder Niion menambahkan jika dari awal Niion ingin selalu jadi platform yang bisa nempel sehari-hari nempel di kehidupan banyak orang.  

"Kita bikin masker enggak hanya lagi pandemi, tapi karena ingin jadi produk fesyen. Kita bikin 10 desain dengan riset yang serius. Gimana caranya dari sisi kebutuhannya terpenuhi tapi dari sisi fesyen juga tetap keren. Semua desain as in function," katanya menjelaskan. 

Rangga juga yakin setelah pandemi Covid-19 selesai, produk masker akan tetap ada, sebab kebutuhannya bukan karena ada Covid saja tapi terus menerus.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler