Kenapa Pekerja Lepas Jadi Pilihan Hidup Para Milenial?

Bandung - Saat ini, banyak anak muda yang memilih berkarir sebagai pekerja lepas. Bagi mereka, bekerja di kantor formal, memiliki aturan yang terlalu kaku dan membosankan, hal ini diklaim bertentangan dengan gaya para millenial yang dinamis dan fleksibel. Perlahan, kaum muda ini pun meninggalkan pekerjaan formal dan beralih menjadi pekerja lepas.

Bekerja sebagai pekerja lepas semakin digemari karena ditunjang oleh perkembangan zaman yang serba cepat dan teknologi yang dapat diakses dengan mudah. Internet membuat jarak bukanlah kendala untuk para pekerja lepas yang umumnya bekerja secara remote alias bisa dimana saja tanpa perlu ke kantor.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Elance-oDesk dan Millennial Branding pada tahun 2014 menunjukkan bahwa menjadi pekerja lepas menjadi hal yang paling diminati para anak muda. Terdapat 69 persen milenial memilih menjadi pekerja lepas dan sebanyak 79 persen milenial berpikir untuk keluar dari pekerjaannya sekarang dan bekerja hanya untuk dirinya di masa mendatang.

Baca juga: Lakukan Ini untuk Hilangkan Stres Setelah Bekerja

Hal serupa juga nampak pada milenial di tanah air. Berdasarkan penelitian Elance-oDesk tahun 2014 mengungkapkan bahwa ketertarikan pada milenial usia 25-34 tahun untuk bekerja dari rumah terbilang tinggi. Dari skala 1-5, Indonesia berada di peringkat atas dengan nilai 4,5, angka ini melebihi Bolivia yang berjumlah 4,4. Kemudian disusul Pakistan sebesar 4,3 dan Filipina sebesar 4,2.

Fakta ini mengungkap bahwa tren jadi pekerja lepas sangat digemari para milenial di Indonesia. Bekerja kantoran yang menuntut waktu bekerja secara rutin, pasti dan formal mulai ditinggalkan para kaum muda. Sementara jika menjadi pekerja lepas, TemanBaik tidak memerlukan waktu rutin untuk bekerja, yang dibutuhkan adalah kapan pun waktu luang yang tersedia. Menjadi pekerja lepas juga memungkinkan TemanBaik untuk bekerja tidak hanya di rumah, tapi di mana pun dan kapan pun yang kamu inginkan.

Bekerja menjadi pekerja lepas juga diklaim dapat meningkatkan keseimbangan kehidupan bekerja. Jadwal kerja yang fleksibel merupakan pertimbangan utama bagi kaum milenial dibandingkan upah. Bagaimana, apa TemanBaik juga tertarik menjadi pekerja lepas?

Foto: Unsplash.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler