Suka Bohong Berdampak Buruk pada Kesehatan Loh

Bandung - Berkata bohong adalah salah satu perbuatan yang harus kita hindari. Meskipun kamu berbohong karena hal kecil atau karena terpaksa, sebaiknya, hal tersebut tidak kamu lakukan. Setiap kebohongan memiliki dampak dan dapat memberikan pengaruh buruk pada otak dan kesehatan tubuh. Berikut adalah dampak buruk yang terjadi pada kesehatan jika kamu suka berbohong.

Sakit Kepala
Mengalami sakit kepala bisa jadi akibat dari kebiasaan sering berbohong loh, karena ada otot saraf yang tarik menarik ketika kita mengatakan sesuatu hal yang tidak benar. Ketika berbohong, terjadi perpindahan, peradangan dan spasme (kejang) pembuluh darah serta distensi dari struktur otot di kepala atau leher. Hal-hal ini kemudian menimbulkan nyeri tidak tertahankan di bagian kepala.

Stres
Sejak kecil kita tahu kalau berbohong adalah perilaku yang salah. Itu mengapa ketika kita berbohong, tubuh akan memicu rasa stres dan tekanan pada sistem imunitas tubuh. Hal ini akan membuat diri menjadi cemas berlebihan dan dipenuhi rasa tegang. Kondisi tertekan ini jika ditambah dengan konflik batin lainnya dapat memicu kehilangan keasadaran diri yang dikenal dengan sebutan psikosomatik.

Baca juga: Jurus Jitu Supaya tak Mudah Termakan Berita Hoax

Berbagai Penyakit
Tidak hanya sakit kepala dan stres, berbohong juga dapat memicu munculnya masalah kesehatan lainnya, seperti nyeri punggung, pilek, depresi dan daya tubuh yang rendah. Lebih lanjut, dapat juga memengaruhi terhadap penghargaan diri yang jadi rendah, kecanduan akan sesuatu, peningkatan risiko obesitas hingga kanker.

Jantung & Stroke
Ketika sesorang berbohong, maka tubuh akan mengeluarkan suatu hormon yang bernama kortisol dan norepinerfrin. Terlepasnya kedua hormon ini dipicu oleh respons yang terjadi saat menghadapi kondisi di mana seseorang akan merasa dilema terhadap dua pilihan. Peningkatan kedua hormon ini akan menimbulkan respons detak jantung yang semakin cepat serta tekanan darah yang meningkat secara drastis.

Berbohong juga dapat memicu penyakit stroke. Jika berbohong sudah menjadi kebiasaan dan sering dilakukan, maka suatu hari kamu berisiko terserang penyakit stroke mendadak.

Selain berdampak buruk bagi kesehatan, kebohongan juga mampu membuat sebuah hubungan jadi tak sehat. Jika hal ini terjadi, dapat juga memengaruhi diri kita baik dari segi kesehatan fisik maupun mental.

Berkata sejujurnya adalah hal yang mudah dan sangat disarankan. Kamu tidak perlu mengarang cerita bohong dan terus menutupinya dengan kebohongan baru lainnya. Menghindari berbohong juga akan membuat tubuh lebih sehat.


Foto: Unsplash


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler