Pentingnya Sarapan Untuk Mencegah Anak Stunting 

Bandung - Tingginya angka penderita stunting di Indonesia membuat pemerintah harus mawas diri. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, kondisi stunting dialami oleh 29 persen balita dari keluarga sejahtera dan 33 persen balita di kota-kota besar. 

Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting, khususnya di provinsi Jawa Barat. Energen bekerja sama dengan Pemkot Bandung untuk menjalankan kampanye nasional yang bertajuk 'Cegah Stunting Itu Penting'. Hal ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting dan upaya untuk menghadapi persaingan global tahun 2030 mendatang. 

Salah satu cara yang dilakukan oleh adalah dengan mengedukasi masyarakat untuk selalu sarapan sebelum memulai aktivitas. Dengan sarapan kita bisa mencegah terjadinya stunting. Marketing Manager Energen, Anto Noegroho mengatakan, sudah tiga tahun belakangan ini pihaknya secara gencar melakukan kampanye sarapan sehat. "Kami selalu berkomitmen untuk memperhatikan isu nasional, khususnya di bidang kesehatan. Nah, kali ini isu yang diangkat mengenai stunting," katanya. 

Dengan menggaet Pemkot Bandung, salah satu produk nutrisi ini menunjukkan keseriusannya untuk selalu mendukung program-program pemerintah. Anto mengungkapkan bahwa sarapan kerap dijadikan hal sepele oleh banyak orang. Padahal asupan makanan di pagi hari sangat penting. 

"Kami tidak hanya memberikan edukasi sarapan sehat di kota Bandung saja. Tapi, kegiatan ini telah berlangsung di 30 kota di Indonesia. Kita datangi sekolah-sekolah, kasih sarapan untuk mereka," paparnya. 

Dalam hal ini para orang tua juga memiliki peran penting. Mereka disarankan untuk selalu memberikan sarapan kepada anak-anaknya di rumah. "Rata-rata, stunting itu terjadi pada anak usia balita. Karena itu, orang tua harus waspada agar anaknya tidak terkena stunting," jelas Anto. 

Untuk di Jabar sendiri penderita stunting ada sekitar 29,9 persen atau setara dengan 2,7 juta balita. Sehingga,  13 dari 27 kota di Jabar memiliki persentase yang besar. Daerah tersebut di antaranya Kab. Garut, Kab. Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kab. Tasikmalaya, dan lain-lain. 


Foto: Ilustrasi Unsplash.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler