Mau Menikah? Lakukan Dulu Tes Medis Ini

Bandung - Bagi kamu yang akan melangsungkan pernikahan, tidak sedikit memang persiapan pra nikah yang harus dilakukan oleh kamu dan pasangan. Selain mempersiapkan kebutuhan resepsi nanti, kamu juga perlu melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan pra nikah atau premarital check-up, TemanBaik.

Premarital check-up ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan riwayat masalah kesehatan yang dimiliki oleh pasangan masing-masing. Sehingga jika ada masalah bisa dilakukan penanganan terlebih dulu sebelum melangsungkan proses pernikahan.

Berikut ini tahapan premarital check-up yang bisa kamu lakukan sebelum pernikahan:

Pemeriksaan Darah

Tes pertama yang harus kamu lakukan adalah pemeriksaan darah secara keseluruhan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kadar haemoglobin, hemtokrit, trombosit, leukosit, eritrosit, sampai laju endap darah (LED). Setelah melakukan tes darah ini, kamu dan pasangan akan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.

Tes Urin

Tes yang disebut pemeriksaan urinalisa ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit metabolik dan mendeteksi gangguan ginjal berdasarkan karakteristik kimia.

Pemeriksaan Gigi dan Mulut

Pemeriksaan gigi dan mulut ini sangatlah penting jika kamu memutuskan untuk hamil. Kalau gigi kamu berlubang dan tidak segera ditangani akan menyebabkan masalah saat kehamilan nanti.

Tes Hepatitis B dan C

Tes yang perlu dilakukan selanjutnya adalah tes hepatitis B dan C. Tes ini penting dilakukan karena bertujuan untuk mencegah transmisi hepatitis B kepada pasangan melalui hubungan seksual.

Tes Hormon Tiroid

Tes ini berfungsi untuk mendeteksi kadar hormon tiroid yang dimiliki. Apabila hormon tiroidnya terlalu aktif nantinya akan mengganggu proses ovulasi. Tapi, jika kadar hormon tiroidnya kurang bisa menyebabkan risiko keguguran atau melahirkan secara prematur.

Tes Sperma

Untuk laki-laki, kamu dapat melakukan tes yang satu ini agar bisa menganalisis jumlah, volume cairam, presentase, hingga pergerakan sperma yang dimiliki.

Tes Infeksi Menular Seksual (IMS)

Tes IMS berguna untuk mendeteksi bakteri sifilis juga infeksi menular seksual (IMS) yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual, salah satunya kanker serviks.

Nah, jika kamu belum melakukan serangkaian tes di atas sebaiknya dilakukan terlebih dulu ya, TemanBaik.

Foto: unsplash



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler