Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Lansia Ingin Berpuasa

Yogyakarta - Kita semua sepakat, bahwa dalam Islam, menjalankan ibadah puasa saat bulan Ramadan tiba adalah wajib hukumnya. Namun ada juga orang-orang yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa seperti para lanjut usia (lansia) yang tidak sanggup lagi untuk berpuasa.

Lantas, bagaimana dengan para lansia yang masih kuat berpuasa? Berikut merupakan rangkuman hal-hal yang harus dipertimbangkan, bagi lansia yang ingin berpuasa.

Secara umum, kondisi fisik kelompok lansia sangatlah berbeda dengan orang-orang dewasa yang rentan masih muda. Oleh karena itu, lansia diharapkan untuk memenuhi unsur-unsur kebutuhan gizi yang cukup saat berpuasa.

Catatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pernah merekomendasikan anjuran yang tepat untuk lansia agar tubuhnya tetap prima dan terhindar dari dehidrasi selama bulan Ramadan. Lansia diharapkan memperbanyak minum di antara waktu berbuka hingga sahur tiba, serta mengonsumsi makanan manis saat sahur, misalnya buah-buahan seperti kurma dan juga semangka.

Sedangkan cara untuk menghindari dehidrasi diantaranya, menyingkirkan minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, alasannya karena akan membuat tubuh sering buang air kecil. Selain itu, lansia juga diharapkan tidak meninggalkan makan sahur. Tidak perlu makan makanan yang berat, sayuran saja sudah lebih dari cukup, diikuti dengan satu porsi karbohidrat seperti roti gandum, dan juga dikombinasikan dengan makanan yang kaya akan protein seperti susu misalnya. Dan yang lebih baik lagi, jika menu masakannya dimasak dengan cara dikukus.

Kemudian yang terakhir, selain mengontrol asupan makanan yang cukup, WHO juga turut menyarankan lansia agar menghindari tempat yang bersuhu tinggi, dikarenakan akan membuat para lansia berkeringat lebih banyak.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler