Apa Benar Semakin Berumur Lingkaran Pertemanan Kian Menyusut?

Bandung - Di dalam hidup, kita memang selalu membutuhkan seorang teman. Entah itu teman hanya untuk sekedar mengobrol, teman ngopi, teman meminjam uang, teman jalan-jalan, dan masih banyak jenisnya. Memang sangat tidak mungkin, seorang manusia hanya hidup sendirian tanpa adanya teman dihidupnya. Benar kan TemanBaik?

Baik perempuan maupun laki-laki, selalu punya teman di dalam hidupnya masing-masing. Namun, teman juga tidak selamanya akan banyak, apalagi setelah kita menginjak umur 25 tahun ke atas, dimana lingkaran pertemanan kita akan lebih menyusut.

Pada dasarnya, perempuan akan kehilangan teman lebih cepat ketimbang laki-laki. Perempuan kehilangan teman lebih awal, karena konsep pertemanan para perempuan yang seperti mencari pasangan hidup atau bisa saja disebut mengeliminasi yang tidak cocok dengan kehidupan mereka.

Baca Ini Juga Yuk: Suka Bohong Berdampak Buruk pada Kesehatan Loh

Apa TemanBaik juga merasakannya? Semakin bertambahnya umur, maka akan cenderung memilih teman berdasarkan tingkat manfaat yang mereka berikan. Meski terdengar tidak adil, diumur 25 ke atas, orang-orang yang dianggap kurang menguntungkan akan segera dieliminasi.

"Begitu kamu menemukan orang yang tepat, kamu tidak akan tertarik pada yang lain," ujar Robin Dunbar, profesor psikologi evolusi dari Universitas Oxford dalam wawancaranya pada media internasional CNN belum lama ini.

Menurutnya, pembentukan lingkaran pertemanan menjadi lebih penting bagi para perempuan. Karena mereka mencari suatu yang terkait dengan masa depan mereka seperti mengurus anak dan keluarga. Bagi perempuan, mereka memiliki prinsip timbal balik dan memprioritaskan manfaat sebuah hubungan sebagai investasi dalam hidup mereka. Misalnya interaksi dengan orang tua, keluarga atau sehabat yang intim.

Tentu saja fenomena pemilihan lingkaran pertemanan ini tidaklah mengherankan, sebab banyak orang menganggap 'anak' sebagai investasi, karena anak dianggap bisa mengaruhi masa depan orang tua kelak. Sedangkan teman jelas tidak bisa memberi manfaat serupa di masa depan.

Sedangkan pria, memiliki konsep yang berbeda seperti yang dilakukan perempuan pada umur 25 keatas. Para pria cenderung memilih teman yang menghargai prestasi, dan juga status sosial.

Hingga pada akhirnya, perkawanan memang berjalan seperti hidup biasa—mereka akan datang dan pergi. Mereka yang menetap dan memilih untuk berteman dengan kita, merupakan orang-orang yang sudah melewati berbagai ujian, dalam jangka waktu yang sangat lama.


Foto ilustrasi Unsplash.com



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler