Tokoh Hello Kitty Akan Menyemarakkan Mal Ini di Akhir Tahun

TemanBaik pecinta Hello Kitty? Menyambut kemeriahan akhir tahun 2019, karakter kartun legendaris ini bakal mampir ke Bandung loh. Hadirnya tokoh kucing klasik ini, bakal ditandai juga dengan tren fesyen akhir tahun dengan tema yang sama.

Enggak jauh, gelaran ini bisa kamu sambangi di Mal Festival Citilink yang siap mendandani seluruh area mal dan tenantnya dengan pernak pernik bertema Hello Kitty. Ornamen pink, merah segala sesuatu yang bernuansa manis siap dihadirkan di mal ini.

Marketing Communication Manager Festival Citylink, Andri wibowo mengatakan, tema Hello Kitty merupakan simbol kartun terkenal yang selalu menjadi favorit di seluruh dunia. Muncul sejak lama, tokoh kartun ini menjadi primadona mulai dari balita hingga kalangan dewasa.

"Sebagai mal yang menjadi destinasi keluarga, kita ingin menghadirkan tema akhir tahun spesial yang bisa disukai anak - anak dan juga ibunya. Saat akhir tahun, kita akan meramaikan mal dengan tenant - tenant fesyen bertema Hello Kitty, termasuk memberikan diskon menarik," ujar Andry kepada BeritaBaik belum lama ini di Bandung.

Ia melanjutkan, dalam setahun FCL memang menggelar hajatan fesyen besar selama 3 periode besar antara lain Tahun Baru Imlek, Idul Fitri serta tren akhir tahun. Di akhir tahun 2019 ini, mal yang berlokasi di Jalan Peta ini juga sudah menyiapkan sederet kejutan ciamik buat para fashionista.

Menurutnya, tema mal ini siap mengusung tema Hello Kitty untuk beberapa item fesyen seperti produk pakaian, sepatu dan semua pernak pernik bertema senada. Jangan lewatkan juga ya TemanBaik, big sale alias kesempatan diskon juga siap dihelatkan di Desember nanti.

"Untuk menghadirkan nostalgia bagi pengunjung dewasa, kita juga bakal menggelar Meet n Greet dengan tokoh Hello Kitty dari mancanegara. Sambil berbelanja, pengunjung juga bisa bertemu langsung dan berfoto bareng dengan tokoh favoritnya," pungkasnya.

Sebagai ASN, ia memiliki kepuasan ketika bisa melaksanakan seluruh tugasnya, khususnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Sedangkan sebagai dokter, ia puas ketika bisa menyembuhkan pasien yang datang ke kliniknya. Kepuasan masyarakat pun jadi tujuan besarnya dalam berkarir di dua peran tersebut.

"Selain sebagai ASN, saya kan juga berprofesi sebagai dokter yang memang punya visi-misi sendiri, nilai profesi sendiri. Kita enggak boleh (berorientasi) profit, enggak boleh komersial. Kita harus punya jiwa pelayan yang baik. Baik di dinas maupun di swasta, saya harus tetap melayani orang, memberikan pelayanan terbaik," jelas Yorisa.

Di balik dua pekerjaannya itu, ia memandang ada dua sisi menarik, yaitu seni dan ilmu. Keduanya berpadu satu sama lain. Sehingga, ia harus pintar-pintar membagi peran, waktu, dan tugasnya.

"Kalau di dinas itu kan sifatnya melayani masyarakat, kalau praktik di klinik melayani perorangan. Jadi, ada art and science-nya, ada seni dan ilmunya," pungkas Yorisa.


Foto ilustrasi sanrio.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler