Trik yang Bisa Dilakukan Pekerja Kreatif Saat Pandemi Covid-19

Bandung - TemanBaik, dampak dari pandemi global COVID-19 melanda hampir seluruh sektor industri, utamanya industri kreatif. Banyak para pelaku industri kreatif harus gigit jadi karena beberapa sektor industri kreatif harus berhenti produksi sejenak karena masalah kesehatan. Tapi bukan berarti kita harus menyerah begitu saja.

Creatigic Advisor & Startup Business Coach sekaligus Founder Muoaien Riki Rijadi menyebutkan, salah satu kunci khususnya untuk pekerja industri kreatif yang terkena dampak dari wabah corona adalah dengan berdamai dengan diri sendiri.

“Pola aktivitas, pola kerja, banyak sekali yang berubah. Perubahan itu tentu memicu kegelisahan. Nah, kita harus berdamai dulu dengan kegelisahan itu untuk memulai bisnis kreatif lainnya,” ujar Riki dalam sebuah acara diskusi daring bertajuk ‘Ayo Bangkit!’ Sabtu (25/4/2020).

Acara yang diselenggarakan oleh Ruang Putih itu membahas tentang apa saja yang harus dilakukan para wirausaha dan pegiat ekonomi kreatif dalam situasi seperti saat ini. Dalam pemaparannya, Riki menyebutkan beberapa poin yang bisa dilakukan para pekerja ekonomi kreatif di tengah situasi pandemi. Apa saja sih? Yuk kita simak!

Ayo Berbagi

Riki menyebut berbagi sebagai poin penting yang mesti dilakukan di masa pandemi seperti ini. Bila pada kondisi normal kita terbiasa mengejar sesuatu, maka ini saatnya untuk sedikit melambat dan berbagi apa yang kita mampu bagikan kepada saudara yang membutuhkan. “Stop greedy, ayo berbagi!” ajaknya.

Gaya Hidup Sederhana

Menurunnya jumlah produksi tentu akan berpengaruh terhadap pendapatan pengusaha kreatif. Sebetulnya tak hanya usaha kreatif saja, semua jenis usaha pun mengalami hal serupa. Dengan pemasukkan yang relatif berkurang, ada baiknya kita perlahan menekan juga pengeluaran dengan membiasakan gaya hidup sederhana ya, TemanBaik.

Olah Pikir

Dalam industri kreatif, olah pikir ini menjadi hal penting saat situasi pandemi melanda. Riki mencontohkan sebuah kasus pada ekosistem industri musik. Konser-konser dan acara musik yang batal akibat beberapa kebijakan menghindari penyebaran COVID-19 tentu membuat para pelaku di dalam ekosistemnya menangis. Pasalnya, pelaku ini hidup dan berpenghasilan dari tiap acara musik yang digelar.

“Konsep olah pikir ini aplikasinya se-simpel bikin konser musik daring. Live session begitu. Namun dengan kualitas suara yang setara dengan pertunjukkan musik besar dan tetap memperhatikan prosedur keamanan juga,” bebernya.

Selain tetap berkreasi, kita juga bisa berbagi dalam konser musik yang digelar daring tersebut. Misalnya dengan membuka donasi untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Buka Diri Untuk Kegiatan Baru

Sebagai pebisnis kreatif, tentu kita harus siap dengan kegiatan baru. Riki mencontohkan bila seorang konsultan desain harus sepi orderan, tak ada salahnya bila sang konsultan ini menjajal untuk jadi penjual makanan atau masker, yang tingkat urgensinya lebih tinggi saat ini.

“Sudut pandang kita tentang mencoba hal baru ini jangan dilakukan sesaat karena sedang kepepet, ya. Tapi tetap dipikirkan juga, siapa tahu kreativitas di bidang lain ini nanti bisa dijalankan berbarengan dengan usaha lama kita,” jelasnya. Ia juga berpesan agar para pelaku bisnis kreatif melepaskan rasa gengsi untuk menjajal hal baru ini.

Kerja di Rumah? Tetap Disiplin!

Kebijakan bekerja dari rumah idealnya sudah berlaku sejak hampir dua bulan lalu. Riki menyebutkan, pebisnis kreatif yang usahanya masih bisa tetap produktif namun harus tetap berprilaku disiplin.

Artinya, kamu seolah-olah harus tetap siaga di jam kerja, mengikuti pertemuan-pertemuan daring dan tetap bersemangat layaknya bekerja ke kantor.

Selalu Gembira

Hal berikutnya yang harus dijaga dalam diri kita adalah rasa gembira. Menurut Riki, bila seseorang merasa gembira setiap saat, kegembiraannya akan menyebar ke lingkungan sekitarnya. Begitupula sebaliknya, bila seseorang terus menunjukkan kemuramannya, maka energi negatif dari rasa muram tersebut tanpa disadari akan menular ke lingkungannya.

“Akan lebih menyenangkan bila kita meeting online dengan suasana gembira, misalnya. Atau mengerjakan sesuatu di rumah dengan gembira,” kata Riki.

Jaga Kesehatan

Bagian paling penting dari upaya bangkit melawan pandemi adalah menjaga kesehatan. Pasalnya, bila kita kehilangan kesehatan, tak hanya kehilangan usaha saat ini saja, tetapi upaya untuk melakukan poin-poin sebelum ini di atas akan terasa sulit.

Riki juga menyarankan kita untuk tetap aktif, berolahraga ringan di rumah dan mempraktikkan standar kesehatan dan kebersihan agar potensi berkembangnya virus dalam tubuh bisa diminimalisir.

Sebagai pamungkas, Riki juga meyakini pandemi global ini akan segera berakhir, dan kita semua dapat melakukan aktivitas seperti biasanya. TemanBaik, walau saat ini situasi sedang sulit, kita harus tetap semangat dan berfikir kreatif, ya. Hal-hal di atas bisa kamu catat sebagai referensi, bilamana kegelisahan atas pandemi ini mulai mengganggumu.

Kalau cara kreatif versimu agar kita bangkit dari situasi ini seperti apa?


Foto: Rayhadi Shadiq

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler