Mengedukasi Disabilitas Jadi Penata Rias

Bandung - Puluhan penyandang disabilitas terlihat serius melihat seorang makeup artist  bernama Bonita Hana memeragakan cara merias wajah. Bonita sendiri merupakan seorang penyandang disabilitas daksa yang sejak 2018 menekuni profesi sebagai makeup artist alias penata rias.

Dalam kesempatan itu, ia merias seorang perempuan tunarungu yang didaulat jadi model. Saat merias, sesekali Bonita menjelaskan berbagai hal, mulai dari peralatan dan perlengkapan merias hingga cara merias. Para peserta yang ada di hadapannya pun tampak serius dan antusias menyaksikan apa yang diperagakan Bonita.

Sang model yang semula terlihat biasa saja pun disulap sedemikian rupa. Sehingga, setelah proses rias selesai, sang model terlihat menjadi lebih mempesona dan anggun. Bahkan, para peserta banyak yang kagum dan pangling dengan penampilan baru sang model.
Hal itu tersaji dalam pelatihan tata rias wajah yang digelar Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Bandung di area Sekretariat NPCI Kota Bandung, Rabu (22/7/2020). Selain penyandang disabilitas, ada juga masyarakat umum yang jadi peserta dalam pelatihan itu. Tak hanya perempuan, laki-laki juga banyak yang jadi peserta.

Menurut Ketua PPDI Kota Bandung Guntur Afandi kegiatan kali ini lebih difokuskan memeragakan tutorial tata rias. Dengan memperhatikan dan mendengar penjelasan Bonita saat merias, para peserta diharapkan bisa menyerap ilmu tata rias.

Minimal, mereka paham apa saja yang dibutuhkan dalam merias hingga cara menggunakannya. Harapan lebih besarnya, kelak mereka bisa membuka usaha di bidang tata rias untuk menunjang perekonomiannya.

Digelarnya kegiatan ini diakuinya karena PPDI baru menemukan sosok Bonita yang merupakan penata rias dari kalangan penyandang disabilitas. Sehingga, Bonita dihadirkan agar menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya, termasuk memberikan ilmu dan beragam pengalamannya.

"Mudah-mudahan keahlian dan keterampilan Bonita ini menjadi 'virus' bagi teman-teman. Sehingga teman-teman bisa belajar dan mengembangkan diri," kata Guntur.

Ke depan, Bonita juga rencananya akan didaulat menjadi Duta PPDI Kota Bandung. Dia akan diplot untuk mengisi berbagai pelatihan tata rias. Hal itu agar jadi inspirasi bagi masyarakat umum bahwa penyandang disabilitas bisa jadi apapun, termasuk penata rias.

"Ke depan mudah-mudahan kita bisa mengadakan pelatihan tutorial makeup, bukan sebagai penerima materi, tapi dari kita pematerinya (Bonita)," ucap Guntur.

Cara itu diharapkan lebih menggugah pandangan publik terhadap disabilitas. Sehingga, penyandang disabilitas bisa diberi kesempatan lebih dalam berbagai hal karena mereka juga punya kemampuan. Bahkan, kemampuan mereka tak kalah hebat dari orang lain pada umumnya.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler