Pentingnya Menangkap Peluang Bisnis, Menomorduakan Cinta

Bandung - TemanBaik, ada anggapan berbisnis sesuai dengan bidang yang dicintai adalah hal menyenangkan. Bagaimana tidak, yang dikerjakan adalah sesuatu yang disukai, tapi di sisi lain justru menghasilkan uang.

"Tentunya kalau passion-nya di situ (satu bidang bisnis), kalau sudah cinta, suka sama kegiatannya, akan lebih lancar," ucap Owner Pulas Katumbiri (PUKA) Dessy Nur Annisa kepada BeritaBaik.id.

Namun, jika kamu ingin berbisnis, bisa kok melakukannya meski bidang yang dikerjakan itu awalnya tak dicintai. Bahkan, pada akhirnya bidang itu akan kamu cintai. Singkatnya, bisnis aja dulu, jatuh cinta pada bidang bisnismu urusan belakangan.

Kata kuncinya adalah cerdik menangkap peluang pasar. Jika memang menjanjikan, buatlah produk untuk sesuai target pasarmu. Hal yang terpenting adalah berusaha sekreatif mungkin dan menghasilkan barang berkualitas demi memuaskan konsumen.

Sebab, memaksakan bisnis di bidang yang kamu sukai belum tentu menghasilkan loh. Di satu sisi, bisnis yang kamu jalankan memang menyenangkan karena sesuai passion. Namun, jika tak menghasilkan uang, pada akhirnya kamu yang akan merasakan ruginya. Apalagi jika didesak kebutuhan ekonomi.

Baca Ini Juga Yuk: Mengenali Sumber Stres dalam Diri Kita

Meski begitu, hal tersebut balik lagi ke pribadi kamu. Kamu bisa tetap berusaha keras dengan bisnismu. Sebab, pasang-surut dalam bisnis adalah hal biasa. Bahkan, banyak juga kok pebisnis yang awalnya kecil-kecilan, merugi berkali-kali, akhirnya roda bisnisnya berputar pesat dan tumbuh besar.

Namun, jika setelah bisnis yang kamu cintai dipaksakan dan tak kunjung berhasil. Coba deh lirik peluang bisnis yang memungkinkan berkembang. Bahkan, tak ada salahnya berkali-kali mencoba bisnis. Pada akhirnya, kamu akan menemukan bisnis yang kamu cintai dan menghasilkan. Bahkan, bisa saja bisnis yang akhirnya kamu cintai itu awalnya tak kamu cintai.

"Baiknya kita memiliki passion, tapi jika berkeinginan dibisniskan, disesuaikan dengan market pasar," ucap Dessy.

Ia pun mencontohkan kesukaan dirinya dalam dunia kerajinan. Awalnya, ia mencoba membuat sulaman berbentuk tas. Hal itu justru berbuah manis. Setelah dibawa ke kampus untuk kuliah, pesanan akhirnya berdatangan dan usahanya berkembang hingga sekarang.

Namun, Dessy terus berinovasi. Ia menciptakan berbagai kreasi yang disukai konsumennya. Sebab, memuaskan konsumen adalah tantangan sekaligus peluang bisnis menjanjikan. Bahkan, banyak hal-hal baru dalam bisnis kerajinannya yang sebelumnya tak terpikirkan sama sekali dan akhirnya dicintai.

TemanBaik, tetap semangat ya yang masih merintis bisnis! Tetap semangat juga mencari ide bisnis. Namun, jangan lupakan strategi hingga cara memasarkannya ya.

Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler