Ini Pentingnya Personal Branding untuk Kenalkan Diri Pada Publik

Bandung - TemanBaik, cara agar kita dikenal oleh orang lain, tentu dengan memperkenalkan diri. Namun ternyata tak cukup sekadar memperkenalkan nama loh. Tapi juga perlu untuk menyampaikan siapa diri kita, keahlian yang kita miliki, dan apa yang bisa kita kerjakan. Nah semua hal itu bisa disebut sebagai personal branding (pencitraan). 

Personal branding menjadi salah satu hal penting yang perlu dilakukan oleh semua orang. Apalagi di era serba digital saat ini, personal branding bisa dengan mudah dilakukan lewat media sosial. Namun sayangnya, banyak diantara kita yang masih bingung apa itu personal branding dan bagaimana cara melakukannya. 

'PRoductive', sebuah program yang diinisiasi oleh mahasiswa prodi Humas UIN Sunan Gunung Djati Bandung membuat webinar dengan tema 'Personal Branding Be Better of Yourself' untuk membahas pentingnya personal branding nih, TemanBaik.

Susanti A. Fitri, dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang juga menjadi pembicara dalam PRoductive webinar menyampaikan jika bicara soal personal branding adalah menunjukkan tentang 'siapa diri saya' dan 'untuk apa saya'. Ada manfaat lebih yang bisa kita lakukan sebagai manusia yang harus disampaikan.

"Misal mahasiswa cuma menyampaikan 'saya mahasiswa jurusan ini di kampus ini', udah, kan. Personal branding lebih dari itu," ujar Susanti. 


                               Foto: Tangkapan layar PRoductive Webinar 'Personal Branding Be Better of Yourself' / Irsya Kireina

Baca Ini Juga Yuk: Begini Kata Ahli tentang Hubungan 'Toksik' Orang Tua dan Anak

Mudahnya, melalui personal branding inilah kita mencantumkan merek diri untuk dipasarkan pada orang lain. Menurut Ahlam Nauval yang tergabung dalam ajudan milenial gubernur Jawa Barat 2020, ada tiga hal yang bisa kita perlihatkan melalui personal branding, yaitu gambaran diri, visi dan misi, serta nilai yang kita miliki. 

Belum cukup sampai di situ, TemanBaik. Personal branding yang baik juga perlu dilengkapi dengan beberapa hal lain yang disebut Ahlam sebagai boks misteri, yang mana boks misteri tersebut berisikan etika yang baik,membangun kepercayaan, dan memperluas relasi. 

"Good personal branding plus misteri boks itu akan mempermudah kita untuk melangkah lebih jauh, termasuk dalam berkarir," ujar Ahlam.

Tapi tentu saja hal yang paling penting dari personal branding adalah kita yang harus lebih dahulu mengenal diri sendiri. Rasanya percuma jika ingin memperkenalkan diri pada orang lain, tapi kita sendiri belum tahu betul siapa diri kita. 

Mengenal diri juga bisa membuat kita percaya diri untuk menjadi diri sendiri saat melakukan personal branding, bukan justru bercita-cita ingin menjadi seperti orang lain saat melakukan branding diri kita kepada publik. 

Selain menjadi cara untuk memperkenalkan diri pada publik, personal branding memiliki banyak manfaat lain loh, TemanBaik. Seperti yang disampaikan oleh Sindy Mutmaina, seorang model fesyen, personal branding bisa membantu kita untuk menyesuaikan persepsi orang lain terhadap diri sendiri. 

"Kita pengen dikenal sebagai apa? Misal mau dikenal sebagai penyanyi, nyaman gak kalau dikenal 'Sindy penyanyi' sama orang lain? Cari apa yang kita suka dan nyaman untuk dikenal orang lain," ujar Sindy. 

Selain itu, melalui personal branding kita juga dapat membangun kepercayaan diri dan terus belajar. Karena tentu saja dibutuhkan kepercayaan diri saat hendak tampil di depan orang lain bukan?

Personal branding tentu tak lepas dari bicara soal proses. Menurut Susanti, personal branding adalah pekerjaan seumur hidup yang akan terus kita kembangkan. 

Jadi, tidak masalah ketika TemanBaik masih bingung hendak melakukan apa dan apa yang ingin ditonjolkan kepada publik, karena melakukan personal branding yang baik pun membutuhkan waktu dan proses. 

"Saya analogikan begini, jangan mengejar kupu-kupu, tapi buat taman yang indah. Tanam bunga dan rawat, maka kupu-kupu akan datang sendiri. Jadi perbanyak keahlian kita, nanti orang akan melihat kita, rezeki akan datang. Itu prosesnya dalam personal branding," terang Susanti.


                                                                                        Foto: dok. Pribadi/Susanti A. fitri
Personal Branding
Lewat Media Sosial

Zaman modern saat ini tentu memudahkan kita untuk melakukan personal branding. Tidak selalu harus bertatap muka, tapi bisa kita lakukan secara daring melalui media sosial.

Namun ada hal penting yang harus diingat saat kita hendak memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan diri, yaitu kejujuran. Jadi jangan sampai karena ingin dikenal ramah, kita hanya berbuat baik untuk direkam dan diunggah, namun dikehidupan nyata justru menjadi sosok yang cuek dan angkuh ya, TemanBaik!

"Itu namanya fake personal branding. Melakukan kebohongan publik. Kalau pura-pura tidak akan bertahan lama. Harus konsisten dan melakukan hal positif," ujar Susanti. 

Personal branding memang hal penting yang perlu kita lakukan, namun bukan berarti boleh kita lakukan asal-asalan. Karena personal branding yang baik tercipta dari proses belajar yang baik pula. Jadi, sudah sejauh apa kamu memperkenalkan dirimu, TemanBaik?

Foto: Ilustrasi Pexels/Matej

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler