Begini Caranya Agar Aquascape Makin Indah dan Sehat

Bandung - TemanBaik, masa pandemi seperti sekarang membuat banyak orang mencari hobi baru. Salah satu tren yang kini banyak digemari antara lain aquascape atau mengatur tanaman air.

Selain caranya relatif mudah, bisa dilakukan di rumah, hobi ini juga bisa merelaksasi mata dan meredakan stres loh. Namun, kadang untuk memulai hobi ini, kita juga perlu mempelajari dulu apa saja yang harus kita persiapkan, ya.

Dalam tayangan video Berguru (Belajar Ragam Usaha Baru) yang dipersembahkan oleh Ninja Xpress, Wendy Kurniawan selaku aquascaper dan pelaku UKM yang mengawali bisnisnya dari hobi punya kiat simpel untuk kamu yang sedang gemar menekuni hobi ini. Simak ulasan di bawah ini yuk!

Persiapkan Alat dan Medium Aquascape
Pertama-tama, tentunya kamu harus mempersiapkan terlebih dulu medium aquascape yang diperlukan. Kiat dari Wendy sih, kamu harus persiapkan dulu wadah atau aquarium-nya, lampu sebagai pengganti cahaya matahari, hardscape dan substrate atau media tanam.

"Di aquascape ini 'hardware-nya' itu batu atau kayu, atau campuran keduanya. Setelah itu tentunya media tanam atau substrate. Jadi, biar akar dari tanaman ini mendapat nutrisi dari substrate itu tadi," terangnya.

Menanam dalam Kondisi yang Lembap
Sebelum menanam, kamu perlu membasahi dulu media tanam dengan air. Kok begitu sih? Ya, karena tanaman aquascape itu hidup di air. Jadi, pastikan media tanam tidak dalam kondisi kering. Setelah itu, penuhi akuarium dengan air secara pelan-pelan, hingga isi air dalam akuarium sejajar dengan media tanam. Sesuaikan agar kelembapannya pas pada saat penanaman, artinya tidak terlalu kering maupun terlalu basah.

Oh ya, jangan lupa lengkapi akuarium dengan lampu, ya! Lampu akan berfungsi sebagai pengganti sinar matahari untuk membantu tanaman tumbuh dengan sehat.

"Intinya kita menanam dalam kondisi media tanamnya harus lembap. Enggak terlalu kering, dan enggak terlalu basah," ujar Wendy.

Baca Ini Juga Yuk: Begini Cara Tepat Membuang Bubble Wrap

Beri Jeda Sebelum Memasukkan Ikan
Setelah media tanamnya sudah jadi dan terisi air, pasti kamu enggak sabar ingin memasukkan ikan-ikan kesayanganmu ke dalam ya? Eits, jangan dulu! Sebab media tanam alami itu mengandung kadar amonia yang cukup tinggi. Amonia ini bersifat racun.

Nah maka dari itu, penting untuk kita memberikan jeda waktu hingga akuarium dapat kita lengkapi dengan ikan, udang kecil, atau fauna dan tanaman lainnya. Fase ini dinamakan dengan cycling, yang umumnya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu. Namun, prosesnya dapat dipercepat dengan bantuan bakteri nitrifikasi untuk mengubah amonia menjadi nutrisi bagi tanaman.

Rawat Air Secara Periodik
Hobi aquascape ini enggak hanya bicara seni merawat tanaman, hewan, dan hiasan dalam akuarium saja loh. Selain itu, Aquascaper juga harus menguasai seni merawat air. Bagaimana sih caranya?

Wendy memberikan beberapa kiat merawat air agar aquascape-mu tetap sehat. Caranya antara lain: ganti sebagian air secara berkala agar tetap bersih, terbebas dari kandungan berbahaya, dan mencegah alga berkembang biak. Lalu, tempatkan akuarium pada suhu ideal, yaitu 22-28 derajat celcius atau pada ruangan ber-AC.

"Untuk di iklim tropis itu sendiri airnya berkisar di suhu 22 sampai 28 derajat celcius. Tapi enaknya sih di ruangan ber-AC, biar tanamannya adem, ikannya adem, manusianya juga adem,” bebernya.

Tahap Planting
Setelah itu, baru deh kamu bisa melakukan planting atau penanaman di aquascape-mu. Dalam melakukan planting, Wendy memberi beberapa kiat, antara lain yaitu usahakan untuk menancap tanaman dengan posisi sedikit miring. Oh ya, dalam aquascape itu sendiri ada beberapa alat yang harus kamu punya seperti pinset khusus. Nah, pinset ini akan sangat membantu saat kamu hendak menancapkan tanaman tadi.

"Beberapa orang ada yang nanya: kok pas mau menanam, si tanamannya itu ngambang mulu?’ itu jawabannya sih ada di media tanamnya. Karena ada beberapa media tanam kayak pasir silica atau pasir Malang. Nah, untuk jenis pasir Malang yang tergolong ringan ini akan susah untuk mengikat akar tanaman. Makanya, penting juga teknik menancap tadi," jelasnya.

Sebagai informasi tambahan, Wendy mengungkapkan bahwa hobi aquascape ini merupakan salah satu hobi positif yang bisa dilakukan di rumah. Selain itu, aquascape juga bisa membantu kita merelaksasi mata yang boleh jadi terasa lelah menjalani rutinitas bekerja sehari-hari.

Ia juga membocorkan kalau aquascape bisa menjadi prospek bisnis bagi pelaku UMKM hari ini. Menurutnya, pasar terbesar bisnis aquascape adalah para pekerja yang tengah mencari hobi baru. Apalagi, di tengah pandemi seperti ini, banyak dari kita yang sedang mencari sesuatu yang baru.

"Berawal dari harga ratusan ribu, sekarang aquascape termahal yang pernah saya jual harganya sampai seratus juta rupiah. Itu akuarium terbesar yang saya buat, ukurannya sekitar empat meter," katanya.

Menarik juga ya, TemanBaik. Nah, bagaimana nih? Kamu sudah terpikir menyalurkan hobi ke ranah ini belum?

Foto: Ilustrasi Unsplash/George Wong

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler