'WFH' Bareng Kucing Kesayangan? Perhatikan Hal Ini Ya!

Bandung - Berduaan dengan si kucing adalah momen paling seru dan menyenangkan bagi sebagian orang. Momentum bekerja dari rumah atau work from home, boleh jadi kabar baik bagi kamu yang memang senang berkegiatan di rumah dan berbagi kasih dengan kucing-kucing kesayangan.

Inisiator Street Feeder Karawang Wuri Annisafitri pun mengakuinya. Ia bercerita sama kami, momentum work from home ini bisa jadi ajang bonding atau keterikatan antara dirinya dengan kucing-kucing peliharaannya. Saat masih menjalani rutinitas kerja di kantor, kucing-kucing di rumah Wuri seolah kehilangan Ibunya.

"Jadi momen WFH ini memang aku maksimalin buat main-main sama mereka. Buat ngelatih mereka biar lebih kenal sama aku," terang Wuri.

Selain itu, kehadiran makhluk menggemaskan ini bisa menjadi pelipur lara bagi kamu yang mungkin merasa bosan dan enggak punya teman di rumah. Apabila interaksi di dunia maya terasa belum memenuhi kebutuhanmu, bermain dengan kucing-kucing bisa jadi solusi peredam sepi loh.

Pose-pose menggemaskannya, bahkan saat ia tertidur, bisa jadi obat resah buat kita. Kamu bisa mengasah kemampuan fotografimu dengan menjadikan si kucing sebagai modelnya, seperti apa yang dilakukan oleh Wuri selama bekerja dari rumah.

"Galeri hape itu penuh foto kucing semua," ujarnya sembari tertawa.

Baca Ini Juga Yuk: Biar Enggak Stres, Lakukan Ini saat Isolasi Mandiri

Akan tetapi, intensitas berduaan dengan si kucing bisa saja membuat kalian justru jadi bertengkar. Ya, potensi si kucing tak sengaja 'merusak' perkakas kerjamu adalah salah satu hal yang seharusnya kamu sendiri yang bisa menghindarkannya.

Sebagai pengingat, ada poin-poin penting yang juga mesti kamu perhatikan nih biar rutinitas kerja dari rumahmu lebih menyenangkan bersama si kucing. Simak kiat hasil ngobrol bareng Wuri di bawah ini yuk!

Perhatikan Momen si Kucing Akan Buang Air
Saat sedang asyik bermesraan di depan laptop, lalu, tiba-tiba saja, si kucing buang air dan mengenai perkakas kerjamu! Wah, kemesraan kalian bisa berubah menjadi adegan cerita seram di radio dong.

Oleh karenanya, penting buat kamu tahu ciri-ciri si kucing mulai kebelet. Menurut Wuri, ciri yang paling nyata adalah saat kucing mengendus-endus lalu mulai mengangkat bagian belakangnya. Wah, siap-siap deh, TemanBaik!

Namun, beberapa kucing yang sudah terlatih biasanya akan mencari tempat atau kotak yang menjadi tempat mereka buang air. Jadi, alangkah baiknya kita menyiapkan saja dulu alat tersebut.

Awasi Barang-barangmu
Sebetulnya, hal yang perlu kita kuatirkan bukanlah barang kita kena kotoran kucing loh. Ada bahaya yang lebih masuk akal saat membiarkan makhluk lucu ini berkeliaran dan bermain di sekitar barang-barang kita.

Ya, dia bisa saja menumpahkan makanan atau minuman yang tanpa sengaja kita simpan di dekat perkakas kerja kita, TemanBaik. Oleh karenanya, Wuri menyarankan agar kamu mewadahi makanan atau minuman, atau barang-barang yang bisa merusak perkakas kerjamu dengan wadah yang punya tutup. Sehingga, jika wadahnya tersenggol oleh kucing, enggak jadi berantakan alias ambyar semuanya.

Sadari, Enggak Semua Makanan Cocok untuk Kucing
Mungkin hal ini sudah disadari oleh sebagian pecinta kucing. Namun, kita mau memastikan saja nih, bahwasannya enggak semua makanan cocok untuk kucing.

Pada dasarnya, kucing adalah pemakan daging. Sehingga, daging ataupun ikan rasanya cocok untuk disantap. Namun, perlu diingat pula, enggak semua kucing cocok dengan jenis ikan tertentu. Seperti misalnya jenis kucing Persia yang enggak cocok dengan ikan asin atau tongkol.

"Enggak disarankan juga untuk memberi nasi terlalu banyak sama kucing," terang Wuri.

Pantangan paling besar bagi kucing adalah makanan manis. Menurut Wuri, kucing kesayangan kita berpotensi terkena diare apabila mengonsumsi makanan atau minuman manis. Maka dari itu, jangan pernah lagi memberi cokelat ataupun susu manusia kepada kucing, ya.

Foto: Ilustrasi Unsplash/Devon Janse van Rensburg

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler