Masih Meniti Karier? Simak Tips Penting Ini

Bandung - TemanBaik, kemampuan diri sangat penting untuk diasah saat meniti karier, baik kemampuan teknis hingga perilaku. Salah satu yang sangat penting dan dibutuhkan saat ini adalah kemampuan berbahasa.

Sebagai orang Indonesia, kita tentu harus menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebab, bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi. Namun, kemampuan berbahasa asing juga sangat penting di tengah persaingan global saat ini. Intinya, kemampuan berbahasa ini penting banget untuk karier kamu.

Mengapa ya kemampuan berhasa ini penting dalam berkarier? Jawabannya diulas dalam webinar 'Language as Your Career Booster' yang digelar Luminous Learning Center. Simak ulasannya, yuk!

Sebelum spesifik membahas kemampuan berbahasa, kamu perlu tahu lebih dulu soal kemampuan yang saat ini penting banget dimiliki setiap orang. Sebab, kemampuan yang dimiliki ini akan memperlihatkan bagaimana diri saat bekerja, baik secara kualitas dan kuantitas.

Menurut Jovita Widjanarko, seorang Training & Development Lead, sebenarnya, jika bicara soal kemampuan dalam berkarier, tidak cukup hanya melihat kondisi saat ini. Namun perlu mampu berpikir jauh ke depan.

"Ada lima kemampuan yang perlu dimiliki, yaitu kemampuan menyelesaikan masalah, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan digital skill. Harus mampu menggunakan teknologi yang ada karena akan terus terpakai dan berkembang," ujar Jovita.

Baca Ini Juga Yuk: Tips Memilih Pekerjaan di Era Revolusi Industri ala Ridwan Kamil

Jovita lalu memberi penjelasan khusus soal kemampuan berkomunikasi. Kemampuan komunikasi yang dimaksud adalah kemampuan seseorang dalam menyampaikan dan mendengarkan suatu hal, serta tentunya kemampuan berbahasa.

Menurutnya, bahasa bisa dikatakan seperti bahan bakar. Sepintar apapun seseorang, jika tidak mampu menyampaikan ide yang dimilikinya, ide tersebut akan sulit direalisasikan dengan baik.

Salah satu bahasa asing yang perlu dikuasai adalah bahasa Inggris. Sebab, bahasa Inggris merupakan bahasa universal di berbagai dunia. Jadi, membekali diri dengan kemampuan bahasa Inggris adalah penting di tengah kondisi saat ini.

"Meskipun di perusahaannya tidak ada standar harus bisa berbahasa Inggris, tapi bagi saya harus punya kemampuan berbahasa inggris. Bahasa itu kompetensi penting. Apalagi jika perusahaan kita sudah bekerja sama dengan pihak asing," jelas Jovita.

Kemampuan berbahasa asing dalam meniti karir juga disetujui oleh Lidya Angela, seorang psikolog sekaligus HR Manager salah satu fintech startup di Indonesia. Bagi Lidya, setidaknya seseorang memiliki kemampuan dasar berbahasa Inggris, sehingga ia memiliki kepercayaan diri untuk berbicara.

Namun, kemampuan berbahasa ini juga perlu dilakukan dengan benar ya, TemanBaik. Bukan sekadar untuk menuliskan kemampuan di cirriculum vitaeu (CV) atau riwayat hidup guna memperbagusnya.

"Saya cukup banyak menemukan orang yang mencantumkan di CV-nya bisa berbahasa Inggris. Tapi waktu dikasih tahu mau wawancara pakai bahasa Inggris, dia menolak. Mau pakai bahasa Indonesia saja. Itu kan berarti jadi tidak sesuai," cerita Lidya.

Mau Terus Belajar
TemanBaik, jika kamu merasa belum punya kemampuan berbahasa asing, tenang, ini bisa terus diasah, kok. Sebab, mereka yang ahli sekalipun pasti memulainya dari nol. Jadi, selama masih ada waktu dan kesempatan, kamu bisa belajar seputar kemampuan berbahasa ini.

Namun, di luar kemampuan berbahasa, ada hal lain yang juga perlu kamu asah saat meniti karier. Nikmati setiap proses yang ada di dalamnya dan terus belajar.

Baca Ini Juga Yuk: Pentingnya Menumbuhkan Nilai Bangga & Bahagia pada Pekerjaanmu

Menurut Jovita, meniti karier adalah soal investasi waktu dan usaha. Jangan pernah berhenti belajar dan selalu mengerjakan sesuatu dengan sungguh-sungguh. "Kalau ada teori, kita bisa dianggap ahli setelah mengerjakan suatu hal selama 10.000 jam, maka kejarlah 10.000 jam itu secepat-cepatnya. Setelah itu belajar ilmu baru lagi," tegas Jovita.

Selain itu, seseorang perlu berani menerima tantangan baru. Sebab, dalam berkarier, menjadi seseorang yang siap belajar dan menerima tantangan akan membentuk diri menjadi lebih baik.

"Semuanya itu jam terbang. Jadi harus sabar dan tekun. Kalau dikasih kerjaan yang dirasa enggak sesuai, coba ambil saja, daripada mengeluh. Coba melihat itu sebagai kesempatan kita untuk belajar hal lain," timpal Lidya.

Intinya, kemampuan berbahasa memang penting dalam dunia kerja saat ini. Namun, di luar itu, kesiapan diri kita untuk mau belajar dan bekerja sungguh-sungguh juga harus dijaga. Tetap semangat ya, TemanBaik!



Foto: Ilustrasi Unsplash/Saulo Mohana


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler