Asyik Bonus Atlet Peraih Medali Tak Dipotong Pajak

Bandung - Sejarah yang membanggakan diukir oleh Indonesia dalam Asian Games  2018. Indonesia bisa memecahkan sejarah baru perolehan medali, sementara ini sudah ada 24 medali emas berhasil disumbang atlet Tanah Air. 

Melansir laman Kemenpora.go.id, Menpora Imam Nahrawi merasa bangga dan bersyukur atas keberhasilan yang diperoleh atlet Indonesia. Untuk mengapresiasi prestasi tersebut, Menpora pun menyiapkan sejumlah penghargaan bagi para atlet. 

Selain medali emas Asian Games sebesar Rp 1.5 miliar, Kemenpora juga akan memberikan bonus pada peraih medali perak, perunggu hingga pelatih. Tak hanya uang, jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan rumah pun disiapkan untuk seluruh peraih medali.


"Pemerintah sudah menyiapkan, menganggarkan, dan mendata. Bahwa peraih medali emas, sudah kami beritahu, satu keping medali emas bagi single Rp 1,5 miliar. Untuk double, peraih emas masing-masing Rp 1 miliar, dan beregu Rp 800-900 juta rupiah. Mengenai kapan dibagikan, akan kami lakukan setelah Asian Para Games selesai, karena bonusnya sama. Jadi harus kita hitung dengan detail. Dan semua bonus akan diserahkan ke rekening masing-masing atlet tanpa dipotong pajak," katanya.

Imam juga menjanjikan bonus bagi cabang olahraga yang dapat melampaui target. Namun untuk besaran nominal bonus bagi cabang olahraga beregu, Kemenpora masih perlu waktu untuk merincinya. Kemenpora akan menyerahkannya ke rekening masing-masing atlet tanpa dipotong pajak.

 "Bonus angka dan persentase ketika bicara tim maka satu sama lain berbeda. Misalnya, jumlah tim voli akan berbeda dengan kano/kayak atau perahu naga, juga berbeda dengan tim sepakbola. Masing-masing ada hitungannya, termasuk pelatih dan asisten pelatih. Selain itu, kami siapkan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target. Itu sebagai apresiasi kami," tegas Imam.



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler