XL Axiata Pastikan Jaringan Telekomunikasi Tetap Prima di Sulteng

Bandung - Gempa bumi 7,4 Skala Richter yang disusul dengan tsunami telah berlalu dari Sulawesi Tengah. Nah enggak hanya disikapi kesedihan, berbagai pihak juga harus cepat bangkit dan memperbaiki fasilitas publik di sejumlah kawasan.

Tak ketinggalan, tim dari PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) juga turut langsung meluncur ke lokasi infrastruktur untuk memastikan jaringan tetap bisa dipertahankan operasionalnya. Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, operator akan berusaha keras menjaga agar layanan XL Axiata tetap bisa beroperasi di tengah situasi bencana.

"Hingga saat ini layanan XL Axiata tetap bisa beroperasi, termasuk di Kota Palu dan Donggala yang paling kuat mendapatkan guncangan. Masyarakat yang menggunakan nomor XL dan AXIS tetap bisa berkomunikasi atau dihubungi selama ponsel aktif. Untuk mempermudah komuniasi, kami akan segera menyediakan fasilitas telepon gratis," ujar Yessie pada Sabtu (29/9/2018).

Yessie mengatakan, dampak gempa juga membuat aliran listrik padam. Hal ini yang menyebabkan pasokan daya untuk perangkat BTS harus mengandalkan genset. Meski penuh tantangan, pihaknya tetap berkerja ekstra demi menjaga akses telekomunikasi.

Baca juga: Gali Ide dan Inovasi Teknologi di Bekraf Habibie Festival

"Telekomunikasi menjadi sarana yang sangat urgent bagi penanganan bencana. Ke depan secara bertahap layanan ini akan dikembalikan pada kondisi normal," tegasnya.

Saat ini, di seluruh Sulawesi Tengah tersedia 358 BTS, termasuk 79 BTS 4G. Sementara itu, jumlah pelanggan di Sulawesi Tengah mencapai lebih dari 340 ribu pelanggan. Tim XL Axiata telah menyiapkan antisipasi pengamanan jaringan, antara lain dengan menyiapkan genset untuk setiap BTS utama, menyiapkan opsi rekayasa jaringan dengan redirect coverage, dan juga kemungkinan mengerahkan mobile BTS ke lokasi yang paling membutuhkan.

"Selain penanganan jaringan, kami juga telah menyiapkan bantuan yang bersifat darurat untuk warga yang mengungsi. Saat ini, tim di lapangan terus melakukan koordinasi dengan aparat dan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan dan lokasi pengirimannya," tutupnya.

Foto: Dokumentasi XL

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler