Gempa Tidak Bisa Diprediksi, Jangan Percaya Pesan Berantai!

Bandung - Pasca terjadinya gempa bumi, biasanya di tidak lama kemudian akan beredar pesan berantai melalui media sosial hingga aplikasi chatting di telepon genggam. Pesan itu mayoritas menginformasikan ramalan akan terjadi gempa di daerah tertentu dan di waktu tertentu.

Pesan berantai tersebut bahkan ada yang secara meyakinkan menyebut sejumlah sumber informasi atau narasumber. Padahal, informasi itu palsu dan cenderung membuat masyarakat menjadi resah, bahkan panik.

Sehingga, jika suatu saat menerima pesan soal ramalan gempa, TemanBaik jangan mudah terpengaruh atau langsung meyakininya akan terjadi. Lalu apa yang harus TemanBaik lakukan?

Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar mengatakan hingga saat ini belum ada peralatan atau ahli manapun di dunia yang bisa memprediksi kapan akan terjadi gempa. Sehingga, jika ada ramalan kapan akan terjadi gempa, bisa dipastikan itu bohong.

"Itu (ramalan gempa) sebenarnya hal yang belum bisa dilakukan," kata Rudy.

Kemampuan peralatan dan para ahli sejauh ini baru bisa memetakan daerah mana saja yang berpotensi terjadi gempa. Hal itu bisa dilihat berdasarkan kondisi geografis suatu wilayah.

Ia mencontohkan wilayah Indonesia secara umum yang tergolong daerah rawan gempa. Sehingga, gempa bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

"Tapi, catatan saya, kapan terjadinya gempa itu tidak bisa diprediksi, berapa besarnya juga tidak bisa diprediksi," ucapnya.

Karena itu, sebaiknya TemanBaik hanya mempercayai informasi seputar gempa dari sumber-sumber kredibel, misalnya dari BMKG, PVMG, Badan Geologi, BNPB, BPBD, serta lembaga resmi pemerintah lainnya.

Jadi, mulai sekarang TemanBaik jangan lagi terjebak oleh isu atau ramalan akan terjadinya gempa. Yuk, jadi warga yang lebih bijak dan cerdas dalam menerima informasi!

Jika menerima pesan berantai, sebaiknya hiraukan saja. Cara lebih bijaknya, pesan berantai itu sebaiknya dijadikan sarana bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan saja bahwa gempa bisa kapan saja terjadi.

Foto: Unsplash


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler