Begini Idealnya Kalau Jadi Konsumen Ojek Online

Keberadaan ojek online kini semakin memudahkan warga. Tidak hanya untuk mengantar ke tempat tujuan, ojek online kini bisa membeli dan mengantarkan makanan atau barang lainnya. Bagi TemanBaik, sebaiknya bersikap bijak ketika menggunakan jasa ojek online. Jangan bertindak semaunya meski ada istilah konsumen adalah raja.

"Yang paling penting konsumen itu harus komunikatif. Driver itu sebaiknya diposisikan oleh konsumen sebagai teman, bukan sebagai atasan dan bawahan," kata Rizky Setiadi (29), driver ojek online, Selasa (16/10/2018).

Saat memesan ojek online untuk minta diantar ke suatu tempat, TemanBaik sebaiknya berusaha berinteraksi dengan baik. Kabarkan posisi penjemputan, termasuk menjelaskan pakaian yang dikenakan agar anda mudah dicari.

Dalam perjalanan, jika ingin perjalanan lebih cepat, beri tahu driver jalan alternatif yang bisa dilalui. Bersikaplah biasa, hindari berbicara dengan nada ketus agar driver nyaman saat mengantar.

Jika TemanBaik menggunakan jasa ojek online untuk membeli makanan, jangan terpaku pada harga yang tertera di aplikasi. Sebab, kadang harga suatu makanan di aplikasi hanya harga perkiraan. Saat dibayar, harganya bisa saja naik atau turun dari harga perkiraan.

Ketika driver ojek online menghubungi TemanBaik untuk mengonfirmasi pesanan, bersikaplah sigap dan komunikatif. Sebab bisa saja pesanan Anda habis atau sedang tidak tersedia. Komunikasi yang baik akan membuat pesanan Anda cepat dibeli oleh driver untuk kemudian diantarkan ke tempat tujuan.

Untuk pengantaran pesanan, anda sebaiknya benar-benar bijak. Apalagi jika anda meminta pesanan diantar ke area perkantoran, apartemen, hotel, atau tempat yang sulit dijangkau.

"Kadang ada tempat-tempat yang kita memang susah atau tidak boleh masuk. Lebih enaknya misalnya pesanan diantar sampai ke resepsionis," ucap Rizky.

Jika pesanan diantar ke resepsionis atau tempat lain yang mudah dijangkau, itu akan mempercepat pesanan tiba di tangan konsumen. Sebab driver tidak membuang waktu dan harus susah payah mencari, misalnya ruang keja TemanBaik.

Hargai waktu driver karena dia juga harus mencari konsumen lain. Sehingga, tidak ada salahnya jika TemanBaik justru yang menemui driver, misalnya di area lobi kantor, untuk menerima pesanan makanan atau yang lainnya.

Sementara jika ingin menggunakan jasa layanan pengantaran barang tanpa penumpang, anda juga harus bijak. Usahakan barang yang akan diantarkan driver mudah untuk dibawa.

"Ada beberapa contoh, misalnya ada konsumen yang meminta kulkas untuk diantarkan ke tempat tujuan. Ada juga yang pernah membawa kain dalam bentuk gulungan besar," jelas Rizky.

Barang berukuran besar seperti kulkas tentu akan sulit dibawa menggunakan sepeda motor. Sehingga, TemanBaik jangan membebani driver online dengan barang yang seharusnya diangkut menggunakan mobil. Jadi, pertimbangkan ukuran, berat, hingga volume barang yang ingin diantarkan.

Terakhir, jangan lupa siapkan uang pas untuk pembayaran untuk mempermudah transaksi. Jika TemanBaik punya rezeki lebih, tidak ada salahnya memberikan uang tambahan kepada driver sebagai bentuk apresiasi kepada mereka atas pelayanannya.



Foto ilustrasi Unsplash.com

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler