Pemprov Kaltim Luncurkan Gerakan Kepo, Apa Itu?

Samarinda - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme kerja di bidang keprotokolan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meluncurkan Gerakan Sadar Keprotokolan atau Gerak Kepo pada Kamis (1/11) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.

Peluncuran Gerak Kepo ini diwakili oleh Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, M Sa'bani. Ia mengatakan bahwa provinsi Kaltim terus membangun roda perekonomian agar semakin bergerak maju serta memiliki dampak terhadap banyaknya acara-acara resmi yang diselenggarakan. "Segala kesalahan sekecil apapun mengenai prosedur atau tata cara keprotokolan, secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak citra dan nama baik penyelenggara acara," ujarnya dalam keterangan resmi di laman website kaltimprov.go.id.

Setelah launching Gerakan Sadar Keprotokolan ini, ia berharap jajaran keprotokolan Kaltim terus berbenah dengan meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme kerja. "Seiring dengan meningkatnya berbagai kegiatan acara dari waktu ke waktu, baik di tingkat pusat, provinsi maupun di kabupaten dan kota, SDM di jajaran keprotokolan juga harus terus ditingkatkan," paparnya.

Baca Ini Juga Yuk: Gerakan Kang PisMan, Cara Bandung Kurangi Sampah

Sa'bani berpesan kepada dinas, instansi pemerintah, dan pihak swasta agar menyiapkan tenaga-tenaga keprotokolan, termasuk melengkapi alat, sarana dan prasarana penunjang kegiatan keprotokolan yang cukup dan sesuai dengan keperluan standar operasional prosedur (SOP).

Ia juga meminta agar UU Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan dan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 51 Tahun 2015 tentang Keprotokolan terus disosialisasikan dan disebarluaskan ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Sebab masih banyak sekali ditemukan pelanggaran-pelanggaran akibat ketidaktahuan masyarakat, khususnya aparatur dalam tata cara memperlakukan bendera maupun lambang negara.


Foto: kaltimprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler