Timnas Indonesia di HWC Meksiko Melaju ke Final

Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang berlaga di ajang Homeless World Cup (HWC) 2018 Meksiko melaju ke partai final Fundacion Carlos Slim Trophy untuk menghadapi Rusia.

Di HWC, Indonesia memang tidak bisa melampaui catatan tahun lalu yang meraih peringkat kelima dunia. Posisi terbaik saat ini yang memungkinkan dicapai adalah menempati peringkat kesembilan dunia.

Untuk mendapatkan posisi itu, Timnas Indonesia harus bertarung di ajang Fundacion Carlos Slim Trophy yang dikhususkan bagi tim peringkat kesembilan hingga 16 di HWC. Kesuksesan Indonesia ke final di ajang tersebut setelah sukses saat menghadapi Peru di perempat final dan Bulgaria di semifinal.

"Hanya tersisa satu pertandingan lagi, dua kali tujuh menit lagi melawan Rusia. Semoga semua bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk hasil yang terbaik," kata pelatih Timnas Indonesia Aulia Rahman dalam siaran pers yang diterima BeritaBaik, Minggu (18/11/2018).

Untuk menghadapi Rusia, Aulia mengatakan Indonesia harus bermain cerdas. Dego Arifin dan kawan-kawan juga harus bermain cepat mengalirkan bola dari kaki ke kaki sebelum mengeksekusi ke gawang lawan.

Laga final untuk perebutan peringkat kesembilan dunia itu akan tersaji Zocano Capitalino pada siang ini waktu Meksiko atau Senin (19/11/2018) dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB). Selamat berjuang Timnas Indonesia!

Baca Ini Juga Yuk: Intip Ritual Unik Timnas HWC Sebelum Berangkat ke Meksiko

HWC sendiri merupakan turnamen street soccer atau sering disebut juga sepakbola mini. Tahun ini, pesertanya ada 63 tim dari 47 negara. Para pemain di ajang ini adalah mereka yang berlatarbelakang pecandu narkoba, warga miskin, hingga orang dengan HIV/AIDS.

Yang berbeda dari keikutsertaan Indonesia kali ini adalah adanya satu pemain perempuan, yaitu Eva Dewi Rahmadiani. Eva mewakili perempuan yang menyimbolkan kesetaraan gender.

Di HWC, prestasi Indonesia cukup membanggakan. Pada tahun 2012, Indonesia menempati peringkat keempat dunia. Sedangkan dalam pelaksanaan terakhir di HWC 2017, Indonesia menempati peringkat kelima dunia.

Di luar prestasi, tujuan besar dari keikutsertaan di HWC adalah perubahan dalam diri para pemain. Selepas menjalani turnamen, mereka diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik dalam berbagai hal. Mereka juga diharapkan aktif mengkampanyekan 'Indonesia Tanpa Stigma' di masyarakat dengan berbagai cara.

HWC juga jadi ajang pembuktian bahwa orang termarjinalkan dan mendapat stigma seperti mereka justru bisa melakukan hal hebat. Mereka berkesempatan sekali seumur hidup menjadi pemain Timnas Indonesia.

Foto: Rumah Cemara

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler