Kaum Perempuan, Ikut Aktif Awasi Pemilu Yuk!

Bandung - Sebagian perempuan lebih memilih menjauhi dunia politik. Bahkan, untuk sekadar turut aktif melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pemilihan umum (pemilu), mereka banyak yang tidak mau terlibat aktif.

"Ini memang masih menjadi pekerjaan rumah kita. Politik masih dianggap dunia yang kotor, politik masih dianggap dunia yang maskulin yang itu hanya ramah terhadap laki-laki," kata Komisioner Bawaslu Jabar Lolly Suhenty di Bandung, Selasa (4/12/2018).

Padahal, peran serta perempuan dalam pengawasan pemilu sangat diperlukan. Mereka bisa jadi ujung tombak di masyarakat untuk turut menjaga marwah demokrasi agar berjalan baik.

Hal itu membuat Bawaslu Jabar hari ini menggelar sosialisasi kepemiluan terhadap kaum perempuan dari berbagai elemen di Hotel El Royale, Kota Bandung. Melalui sosialisasi itu, kesadaran kaum perempuan untuk terlibat aktif dalam pemilu, khususnya pengawasan, bisa semakin meningkat.


Diakui Lolly, keterlibatan perempuan dalam pengawasan pemilu tergolong minim. Itu bisa dilihat dari laporan dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh kaum perempuan ke Bawaslu.

"Ini menunjukkan bahwa ternyata dalam konteks melakukan keterlibatan aktif, melakukan pengawasan pemilu, perempuan masih belum muncul geregetnya. Bisa karena faktor kultur masyarakat kita, bisa juga karena faktor keterbatasan akses informasi," jelas Lolly.

Melalui sosialisasi itu, kaum perempuan diharapkan memiliki keberaniaan untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu ke Bawaslu. Sebab, Bawaslu tidak bisa bertindak sendirian untuk mengetahui berbagai pelanggaran pemilu yang terjadi.

"Dalam konteks ini Bawaslu bertanggungjawab memastikan seluruh masyarakat memahami bahwa pengawasan itu bukan hanya disandarkan ke lembaga Bawaslu, tetapi pengawasan itu dilakukan oleh setiap orang dari lingkungan yang terdekat," tutur Lolly.

Yang paling penting, kaum perempuan juga harus menyalurkan hak suaranya pada pemilu yang akan digelar pada 2019 mendatang. Mereka yang hadir diharapkan jadi 'agen' untuk mengkampanyekan ke perempuan lain untuk mengajak menggunakan hak pilih dan pengawasan pemilu.

Sosialisasi terkait pemilu pun terus dilakukan Bawaslu. Tidak hanya di tingkat provinsi, sosialisasi gencar dilakukan ke berbagai wilayah di Jabar hingga ke tingkatan terbawah.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler