Begini Upaya PUPR Pulihkan Keadaan di Banten dan Lampung Selatan

Jakarta - Setelah memprioritaskan melakukan evakuasi korban meninggal dunia dan menyelamatkan korban yang hidup pada bencana tsunami yang terjadi di Pandeglang dan Lampung Selatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga melakukan pembersihan sampah dan puing, serta memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi para pengungsi selama tujuh hari ke depan.

Untuk pembersihan jalan Kementerian PUPR telah mengirimkan sejumlah alat berat dan sebagian sudah berada dilapangan, yakni 7 ekskavator, 12 dump truck, dan 2 loader. Dikirimkan juga 16 mobil tangki air, 2 mobil toilet dan 20 hidran umum untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi para pengungsi. Tambahan alat berat dan peralatan air bersih dan sanitasi akan dikirimkan dari Jakarta dan Banten.

Menteri Basuki juga menunjuk Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau, Ciujung dan Cidurian Tris Raditian sebagai Ketua Satgas Penanganan Bencana di Pandeglang. Hal ini dilakukan untuk memperlancar koordinasi pemenuhan kebutuhan dan mobilasasi alat berat dan peralatan air bersih dan sanitasi.

Sementara di Lampung, Kementerian PUPR telah menurunkan personel dan alat berat untuk terus melakukan pembersihan puing bangunan dan sampah. Peralatan air bersih dan sanitasi juga telah dikirimkan. Selain itu, telah dilakukan pembersihan ruas jalan Cibaliung-Sumur sepanjang 2 km yang sempat terputus karena tertimbun puing dan sampah.

Sejumlah alat berat yang sudah bekerja di lapangan sebanyak 24 unit terdiri dari 8 ekskavator, 6 dump truk, 5 loader, 3 ekskavator mini dan 2 dozer. Untuk peralatan air bersih dan sanitasi di Lamsel, telah dikirim 1 mobil tangki air kapasitas  4000 liter 1 unit, 1 mobil vacum tinja, 1 mobil toilet kabin 10 WC Portable dan 5 bioseptik.


Foto: pu.go.id



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler