Hati-hati Ya! Ini Risiko Anak Tersedak Makanan hingga Mainan

Bandung - Belum lama ini mencuat kejadian seorang bocah asal Kabupaten Bandung Barat bernama Asep Yaya (9) yang menelan peluit sepatu. Berkaca dari kejadian itu, para orangtua sebaiknya meningkatkan kewaspadaan dalam mengawasi anak-anaknya, terutama yang masih kecil.

Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Lina Lasminingrum mengatakan ada beberapa kasus yang bisa jadi pelajaran penting bagi para orangtua.

RSHS pernah menangani sejumlah kasus anak-anak yang tersedak benda atau makanan. Salah satunya adalah makanan berupa kacang, di antaranya kacang hijau dan kacang tanah.

Saat tersedak, kacang akan berada di saluran pernapasan. Jika kondisi itu dibiarkan, maka kacang bisa bertambah besar karena area pernapasan yang tergolong lembab.

Saat semakin besar, kacang itu bisa menyumbat saluran pernapasan. Dalam kasus terparah, jika dibiarkan terlalu lama, itu bisa jadi penyebab kematian. "Kalau kacang itu dia makin lama makin membesar, dia akan menutup (saluran pernapasan) itu," kata Lina.

Karena itu, jika tidak bisa membuat anak menghindari makan kacang-kacangan, sebaiknya dampingi. Jangan sampai anak kaget atau melakukan aktivitas lain saat makan kacang sehingga bisa membuatnya tersedak.

Baca Ini Juga Yuk: Bekali Anak-anak dengan Kemampuan Ini Supaya Senang Berbagi

Benda lain yang cukup sering tersedak atau tertelan adalah uang koin. Selain itu, ada beberapa benda kecil lain atau mainan yang dianggap sepele justru tersedak."Mungkin anak-anak ini gatal (penasaran), jadi memasukan segala sesuatu ke dalam mulutnya," ucap Lina.

Bukan hanya anak-anak, tersedak suatu benda juga bisa dialami orang dewasa. Saat ini, kasus yang paling sering terjadi adalah perempuan tersedak jarum pentul. Jarum itu biasanya digunakan untuk dipasangkan pada kerudung.

Biasanya, banyak perempuan yang menggigit jarum pentul saat sedang membetulkan posisi kerudung. Karena kaget atau dipicu hal lain, jarum pentul itu biasanya masuk ke dalam mulut dan berlanjut ke saluran pernapasan.

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika tersedak? Sebaiknya segera ditangani secara medis. Jangan memaksa mengeluarkannya, misalnya dengan memukul dada atau punggung. Sebab hal itu bisa saja justru memperburuk keadaan.

Untuk penanganan medis, salah satu metode yang digunakan dokter adalah endoskopi. Cara ini adalah memasukkan semacam alat penjepit khusus ke mulut untuk menuju tempat benda 'tertahan' di saluran pernapaan.

Tapi, dalam kasus yang parah, dokter biasanya melakukan tindakan operasi berupa pembedahan. Itu biasanya dilakukan saat benda yang tersangkut sulit diambil dengan metode yang lebih sederhana.

Nah, mulai sekarang, para orangtua harus lebih waspada ya! Jangan sampai karena makanan atau benda sepele seperti mainan berukiran kecil justru berujung operasi.

Foto: Pexels

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler