Tahun Baruan di Bandung? Sebaiknya Hindari Tempat Ini Ya!

Bandung - Fly over atau Jembatan Pasupati adalah salah satu bangunan ikonik di Kota Bandung. Jembatan itu sering dijadikan area berkumpul warga saat malam pergantian tahun.

Di sana, TemanBaik bisa melihat keindahan kawasan sekitar dari atas. Bahkan, saat ada kembang api di beberapa wilayah, keindahannya bisa dilihat dari Jembatan Pasupati.

Selain itu, ada juga Jembatan Pelangi yang menghubungkan Jalan Jakarta dan Terusan Jalan Jakarta. Meski tidak sepanjang Jembatan Pasupati, Jembatan Pelangi juga jadi tempat yang tak kalah indah.

Tapi, kedua jembatan itu sebaiknya dihindari dijadikan tempat nongkrong saat malam pergantian tahun nanti. Keselamatan harus diutamakan daripada larut dalam euforia perayaan tahun baru di jembatan-jembatan ikonik tersebut.

"Dari tahun-tahun sebelumnya, banyak masyarakat sengaja berhenti dan diam di fly over Pasupati dan Pelangi. Ini cukup berbahaya," kata Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza di Taman Sejarah, Kota Bandung, Rabu (26/12/2018).

Kedua jembatan itu menurutnya sudah didesain hanya untuk area perlintasan kendaraan, bukan untuk parkir. Dari segi tonase, jembatan itu memiliki daya tahan tertentu.

Jika terlalu banyak kendaraan yang berhenti di sana, termasuk warga, dampak negatif dikhawatirkan terjadi. Yang paling buruk, konstruksi jembatan akan rusak.

"Kalau masyarakat (beserta kendaraannya) diam di atas (jembatan), kendaraan tidak bisa bergerak, ini bisa menimbulkan bahaya lain," jelas Agung.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan malam tahun baru di dua jembatan itu. Sebagai antisipasi, polisi juga akan ditempatkan secara khusus di sana. Sehingga, saat ada yang sengaja berhenti, polisi akan mengingatkan untuk segera melaju.

Sementara secara umum, ada 1.217 personel gabungan polisi dan instansi lain di Kota Bandung. Mereka ditugaskan secara khusus untuk menjaga Kota Bandung sejak 23 Desember lalu hingga 2 Januari 2019 dalam Operasi Lilin Lodaya.

Khusus saat menjelang malam tahun baru, personel akan lebih banyak ditempatkan di titik keramaian, di antaranya kawasan Asia-Afrika dan Ir Djuanda (Dago). Polisi juga akan berupaya mencegah badan jalan dijadikan lokasi acara. Sebab hal itu akan mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Kita akan upayakan agar arus lalu lintas normal (saat malam tahun baru). Kalaupun ada kepadatan, kita akan lakukan rekayasa," tutur Agung.









Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler