Pemprov Jateng Kucurkan Rp 205 Miliar untuk Insentif Guru Agama

Bandung - Pemprov Jawa Tengah mulai tahun ini akan memberikan insentif bagi para guru serta ustaz dan ustazah Madrasah Diniyah (Madin), tempat pendidikan quran (TPQ), dan tempat pendidikan agama lainnya.

Secara keseluruhan, alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp205 miliar. Sedangkan para guru penerimanya mencapai 171.131 orang.

Cara itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas para tenaga pengajar agama. Di saat yang sama, kesejahteraan mereka juga akan meningkat.

"SDM Jateng perlu ditingkatkan, salah satu upayanya adalah meningkatkan penghasilan para pengajar keagaam di Madin, TPQ, maupun pesantren," ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di laman resmi Pemprov Jawa Tengah, Selasa (15/1/2018).

Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran besar terhadap negara. Sehingga, para tenaga pendidik agama harus diberikan perhatian.

"Saya ingin seluruh guru pendidikan agama diperhatikan, termasuk soal pendapatannya. Pendidik agama yang mengajarkan dengan baik dan tepat tentang Islam yang rahmatan lilamin," jelasnya.

Kualitas pendidikan, khususnya di bidang agama, juga diharapkan mengalami peningkatan. Sehingga, SDM di Jawa Tengah diharapkan jadi pribadi-pribadi unggul.

Tidak hanya keterampilan lain secara umum, SDM di Jawa Tengah juga diharapkan memiliki kepribadian baik dan aspek agama yang kuat.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler