3 Kategori Pemilih di Pemilu 2019, Kamu Termasuk yang Mana?

Bandung - Pada Pemilu 2019 ini, Terdapat tiga kategori pemilih loh TemanBaik. Tiga kategori tersebut adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Ketiga istilah itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 17 tahun 2017 tentang Pemillu, yang akan diturunkan dalam Peraturan KPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara. Biar kamu enggak tertukar, berikut penjelasan tiga kategori pemilih tersebut.

Daftar Pemilih Tetap (DPT)
DPT adalah daftar pemilih yang disusun KPU berdasarkan data pemilih pada pemilu terakhir yang disandingkan dengan data kependudukan Kemendagri. Kategori pemilih ini bakal mendapatkan surat pemberitahuan memilih atau C6 dan dapat mencoblos pada pukul 07.00-13.00 waktu setempat dengan membawa C6 dan e-KTP.

KPU sudah menetapkan DPT sebanyak 187 juta pemilih, dengan rincian 185 juta pemilih dalam negeri dan 2 juta pemilih di luar negeri. Kemudian DPT tersebut disempurnakan hingga dua kali yang disebut DPT-HP (DPT Hasil Penyempurnaan) yang hingga saat ini penyempurnaannya masih sedang dilakukan.

Baca Ini Juga Yuk: 6 Hal yang Jarang Orang Tahu Seputar Pemilu 2019

Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)
DPTb adalah pemilih yang sudah terdata dalam DPT namun memilih atau pindah di TPS yang berbeda dari lokasi yang telah didata. Ada beberapa macam pemilih DPTb yang terdapat di UU Pemilu, yakni jika pindah memilih karena menjalankan tugas pemerintahan di tempat lain atau menjalani rawat inap di rumah sakit atau keluarga yang mendampingi.

Selain itu, penyandang disabilitas di panti sosial dan orang yang menjalani rehabilitasi narkoba, tahanan, siswa dan mahasiswa yang jauh dari rumah juga termasuk dalam kategori ini. Serta pemilih yang pindah tempat tinggal dan orang-orang yang merupakan korban bencana.

Pemilih yang ingin pindah memilih harus mengurus surat pindah memilih (form A5) di Panitia Pemungutan Suara (PPS/kelurahan) paling lambat 60 hari sebelum pemungutan suara 17 April 2019. Kemudian, petugas PPS akan mencoret nama yang sudah terdata dan memberikan formulir pindah memilih (A5) untuk diserahkan ke KPU kelurahan tujuan lokasi mencoblos.

Pemilih DPTb memiliki kesempatan menggunakan hak pilih yang sama dengan pemilih DPT yakni pada pukul 07.00-13.00, waktu setempat dengan membawa form A5 dan e-KTP. Sebelumnya, pada Pilkada Serentak 2017, kategori ini disebut pemilih DPPh atau Daftar Pemilih Pindahan.

Daftar Pemilih Khusus (DPK)
DPK adalah warga yang memiliki hak pilih namun belum terdata dalam DPT. Pemilih kategori ini dapat menggunakan hak pilihnya cukup dengan membawa e-KTP di TPS terdekat sesuai alamat pada e-KTP, pemilih DPK tidak bisa mencoblos di TPS di luar alamat e-KTP.

Pemilih kategori ini hanya dapat menggunakan hak pilihnya satu jam terakhir sebelum TPS ditutup, yakni pada pukul 12.00-13.00 waktu setempat, dengan catatan selama surat suara masih tersedia. Sebagai catatan penting, apa pun kategorinya pemilih wajib membawa e-KTP sebagai syarat wajib mencoblos di TPS pada Rabu, 17 April 2019.

Foto: Pixabay


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler