Mobil 'Transformer' MPUS Bakal Hadir di Jabar, Begini Tampilannya

Bandung - Pemprov Jawa Barat sedang menyiapkan mobil 'transformer'. Mobil ini berfungsi sebagai Mobile Puskesmas (MPUS) yang akan berkeliling ke berbagai daerah terpencil di Jawa Barat.

Nantinya, mobil ini akan melakukan sistem jemput bola ke masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Tidak hanya dokter dan tenaga kesehatan, di dalamnya ada peralatan medis canggih yang dibutuhkan.

Mobil itu bahkan dilengkapi healthcare digital consultation yang menghadirkan dokter spesialis secara online. Tampilannya keren loh, TemanBaik. Mobil ini merupakan minibus. Warnanya didominasi putih. Sedangkan bagian atasnya berwarna biru. Di dalamnya terdapat tempat tidur dan beberapa fasilitas lain.


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan mobil itu sedang digarap pembuatannya. Secepatnya, mobil itu diharapkan selesai dan segera beroperasi.

"Sedang kita desain mobilnya, sekarang sedang tahap konstruksi di bengkel. Bentuknya minibus biar bisa jadi tempat perawatan, orang bisa diperiksa. Jadi ada peralatan canggih di dalam puskesmasnya. Sehingga bisa muter-muter setiap hari berkeliling (menjangkau ke daerah terpencil)," kata Emil, sapaan akrabnya.

Rencananya, jika sudah selesai dibuat, mobil itu akan dioperasionalkan. Tapi, belum ditentukan MPUS itu akan digunakan di daerah mana di Jawa Barat.

Setelah beroperasi, dalam kurun dua bulan akan dievaluasi sisi positif dan negatifnya. Sehingga, Pemprov Jawa Barat akan melakukan perbaikan agar MPUS lebih maksimal saat jumlahnya diperbanyak.

Emil mengatakan MPUS itu merupakan bentuk komitmen dari pemerintah kepada warga. Pemerintah ingin menghadirkan kemudahan bagi warga dalam pelayanan kesehatan.

"Ini bagian dari program penguatan hak-hak dasar masyarakat, yaitu agar mendapatkan pelayanan kesehatan," ucapnya.

TemanBaik penasaran enggak dengan bentuk si MPUS? Kamu bisa lihat langsung desainnya di akun Instagram Emil, yaitu @ridwankamil.


Foto: Instagram Ridwan Kamil/@ridwankamil





Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler