Ini Kerja Sama Jatim dan Inggris untuk Dukung Pendidikan Vokasi

Surabaya - Pemerintah Kerajaan Inggris bersama pemerintah provinsi Jawa Timur berusaha meningkatkan kerja sama di berbagai bidang. Salah satunya penguatan pendidikan vokasi bagi siswa SMK dan investasi di sektor industri yang difokuskan pada Kabupaten Mojokerto. Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung meningkatkan keterampilan di bidang pengelasan atau welding dan berbagai bidang lainnya bagi para siswa SMK di Jawa Timur.

Selain keterampilan welding, kerjasama juga difokuskan pada bidang kemaritiman dan keterampilan berbahasa inggris, karena bahasa inggris merupakan kemampuan yang penting dan mutlak dibutuhkan di era revolusi industri saat ini. Inggris akan menawarkan materi-materi yang dapat diunduh secara gratis melalui situs web dan dapat diakses oleh seluruh murid dan guru, baik di sekolah, di dalam pemerintahan maupun wilayah pesantren.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai menerima Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (13/3) mengatakan kalau Inggris adalah salah satu negara di Eropa yang cukup maju dalam bidang pendidikan.

“Inggris adalah salah satu negara di Eropa yang cukup maju dalam bidang pendidikan. Untuk itu, Inggris diharapkan bisa membantu pendidikan vokasi di Jawa Timur untuk meningkatkan keterampilan khusunya di bidang pengelasan, bahasa Inggris dan bidang pendidikan lainnya di Jawa Timur.”

Menurut Khofifah, lulusan SMK yang terampil di bidang pengelasan mempunyai peluang yang cukup besar di pasar tenaga kerja, khususnya di Jawa Timur. Peluang tersebut dapat dimanfaatkan untuk peningkatan tenaga kerja perluasan bandara di Jember dan Banyuwangi, serta rencana pembangunan Bandara di Kediri.

Bandara-bandara di Jawa Timur yang terus melakukan pembangunan juga akan membutuhkan tenaga kerja di bidang welding dari lulusan SMK penerbangan yang mempunyai skill di bidang perawatan mesin dan suku cadang pesawat terbang.

Baca Ini Juga Yuk: Bersama Korea, Jawa Barat Bakal Bikin Sekolah Kopi Internasional

“Di bidang ini (welding), Inggris mempunyai kemampuan yang luar biasa. Sedangkan kemampuan berbahasa inggris itu sangat diperlukan untuk terus mengembangkan skill yang dimiliki agar nantinya kita bisa mengekspor tenaga kerja ke luar negeri, karena pengiriman tenaga kerja ke luar negeri yang mempunyai skill dan bahasa inggris yang baik akan mendapat perlindungan dan kesejahteraan yang lebih besar,” kata Khofifah.

Sedangkan di bidang investasi, Inggris sedang menyiapkan investasi di Mojokerto. Persiapan dana investasi dan manajemennya sudah mencapai 80 persen. Kabupaten Mojokerto memang layak untuk mendapatkan bantuan investasi tersebut melihat perkembangan industri yang terus menggeliat dengan berdirinya pabrik-pabrik yang menyerap banyak tenaga kerja. Investasi ini nantinya diharapkan bisa membantu pertumbuhan perekonomian di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Kerja sama yang terus dikembangkan oleh pemerintah Inggris dan Jawa Timur ini merupakan dampak baik dari neraca perdagangan Jawa Timur dengan Inggris yang terus mengalami surplus. Pada 2018, surplus untuk Jawa Timur mencapai 83,36 juta dollar AS.

Inggris merupakan salah satu mitra dagang utama Jawa Timur dalam kurun waktu 2015 sampai 2019. Komoditi impor non migas Jawa Timur dari Inggris yang terbesar diantaranya adalah besi, baja, dan mesin-mesin pesawat mekanik, oleh karena itulah bantuan kerjasama dari Inggris untuk edukasi pengelasan atau welding menjadi fokus dalam kerja sama kali ini. “Dalam waktu dekat, kerja sama ini akan dilanjutkan dengan MoU antara Jawa Timur dengan Inggris,” pungkas Khofifah.


Foto: Kominfo Jatim

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler