Cara Beda Kumpulan Ortu Peringati Hari Down Syndrome di Bandung

Bandung - Masyarakat Indonesia masih banyak yang belum paham apa itu down syndrome. TemanBaik sendiri sudah tahu belum apa itu down syndrome? Down syndrome merupakan kelainan genetik yang berdampak pada keterbelaangan pertumbuhan fisik dan mental. Dari segi fisik, pengidap down syndrome memiliki tinggi badan yang relatif pendek, kepala mengecil, hidung cenderung datar.

Untuk menyosialisasikan down syndrome kepada masyarakat, Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orangtua Anak dengan Down Syndrome (PIK POTADS) Kota Bandung akan menggelar kegiatan 'Hari Sindroma Down Dunia 2019'.

Kegiatan itu akan berlangsung selama dua hari pada 30-31 Maret 2019 dengan beragam suguhan menarik. Pada Sabtu (30/3/2019), kegiatannya berupa seminar di Aula Dinas Kesehatan Jawa Barat dan lokakarya pengurus POTADS seluruh Indonesia di Hotel El Royal Bandung.

Yang paling menarik dari rangkaian kegiatan itu adalah 'Running for the Down' pada Minggu (31/3/2019). Sebanyak 50 anak down syndrome akan berlari dari kawasan Ir Djuanda (Dago) hingga Balai Kota Bandung.

Baca Ini Juga Yuk: 5 Sosok Down Syndrome yang Berprestasi dan Menginspirasi

"Dengan berlari ini kita ingin menyosialisasikan di dunia ini bahwa ada anak-anak (down syndrome) seperti ini," kata Ketua Panitia Kegiatan Rita Suryati dalam konferensi pers di Bandung, Rabu (27/3/2019).

Selain berlari, akan ada juga pentas seni yang menampilkan anak-anak down syndrome. Mereka siap memamerkan beragam kemampuannya di Balai Kota Bandung.

Dari seluruh rangkaian peringatan Hari Sindroma Down Dunia itu, masyarakat diharapkan akan memahami apa itu down syndrome. Yang paling penting, anak-anak down syndrome tidak lagi jadi korban stigma di masyarakat.

"Mereka adalah anak-anak istimewa yang dititipkan Tuhan. Mereka bisa melakukan apa yang dilakukan juga oleh anak-anak lain," jelas Rita.



Foto: Oris Riswan Budiana

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler