Enam Biker Tularkan Virus Balap di Bandung

Bandung - Sebanyak enam biker tiba di Kota Bandung nih, TemanBaik. Para biker itu adalah peserta Touring Adventure dari Sabang-Gresik 5.000 Kilometer yang bertajuk 'Enduro Touring Go Out Adventure'. Keenam biker ini juga turut ditemani oleh Stephen Langitan sebagai Ketua Tim Touring Adventure. 

Mereka menempuh perjalanan panjang dari Tugu Nol Kilometer Indonesia di Sabang, Aceh, pada 9 Maret 2019 lalu. Setelah singgah di Bandung hari ini, mereka akan melanjutkan perjalanan. Rombongan ditargetkan tiba di Gresik atau di titik akhir 5.000 kilometer pada 6 April 2019.

"Kita ini sudah hari ke-23. Kami ini belum pulang ke rumah, dan kami harus menyelesaikan perjalanan ini total selama 29 hari atau hampir sebulan," kata Ketua Tim Touring Adventure Stephen Langitan dalam konferensi pers di Noah Barn, Kota Bandung, Minggu (31/03/2019).

Di Bandung, para biker itu membagi banyak pengalamannya kepada beragam komunitas sepeda motor Bandung dan Jawa Barat. Harapannya, semakin banyak biker yang mau mengeksplorasi keindahan Indonesia dan mengabarkannya ke masyakarat luas.

Berkaca dari pengalaman Stephen dan kawan-kawan, ternyata wilayah yang dilalui sangat indah. Ia pun mematahkan pandangan daerah yang dilalui merupakan daerah rawan kejahatan atau pandangan negatif lainnya. "Kita melihat wilayah-wilayah yang mungkin orang ragu, takut gitu ya, rawan. Tapi kita cari, kita jelajahi itu. Kita sengaja ingin buktikan wilayah atau jalur yang kita lewati aman, dan ternyata aman, enggak masalah. Jadi keamanan di negara kita itu benar-benar sudah terjamin," tutur Stephen.


Dalam perjalanan selama 23 hari, ada banyak pengalaman menarik yang dirasakan rombongan. Pelajaran pentingnya, jika TemanBaik ingin melakukan touring dengan sepeda motor, lakukan hal-hal ini. "Perjalanan ini membutuhkan kesehatan yang prima. Kesehatan prima itu dari asupan makanan dan juga istirahat atau tidur. Karena itu kami menjaga setiap riding itu setiap dua jam berhenti. Kemudian kami ngajak makan siang tepat waktu, kemudian makan malam tepat waktu, berkelompok, kami tidak pecah," jelasnya.

Beragam kegiatan lain pun dilakukan serentak bersama-sama. Bahkan, saat waktunya tidur, semua harus segera beristirahat. Cara itu diyakini akan membuat perjalanan bisa ditempuh sesuai rencana. Perjalanan pun akan menyenangkan karena semua dilalui dengan rasa kebersamaan.

Brand Communication Manager PT Pertamina Lubricants Syafa'at Jajuli berharap para biker yang hadir dalam kegiatan hari ini bisa memetik banyak pelajaran. Selain memberi edukasi seputar touring, para biker diharapkan menjadi duta untuk membuat Indonesia makin dikenal dunia.

Contohnya, biker bisa melakukan touring ke berbagai pelosok wilayah Indonesia dan menyusuri keindahannya. Setelah itu, mereka bisa mengabarkan kepada publik hasil perjalanannya, salah satunya melalui media sosial. Itu bisa jadi bukti atau sarana kontribusi para biker untuk Indonesia. 

"Itu yang ingin saya sebarkan kepada mereka. Ayo angkat harga diri bangsa kita semaksimal mungkin dari hal yang mereka punya. Sekecil apapun itu (yang dilakukan) sangat berharga buat bangsa kita," ucap Syafa'at.

"Karena dengan mengeksplor Indonesia sebanyak mungkin, ekspos di media sosial sebanyak mungkin, akan banyak orang yang menyimak sebanyak mungkin, pariwisata akan berjalan, ekonomi akan berjalan, dan lain sebagainya," pungkas Syafa'at.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler